Duka di Awal Ramadhan, Longsor Terjang Sungai Landia, 2 Warga Meninggal

Sungai Landia, kaba12 — Seperti diprediksi sebelumnya, dampak curah hujan tinggi disertai angin kencang yang mendera wilayah kabupaten Agam sepanjang Jumat-Sabtu, (24-25) malam hingga dini hari memicu serangkaian musibah.

Yang memilukan, dampak guyuran hujan lebat dengan intensitas tinggi menyebabkan longsor di Jorong Gantiang, Kampuang Baruah, Nagari Sungai Landia, Kecamatan IV Koto, Sabtu (25/3) pagi. Akibatnya, material tanah menghantam bangunan WC Masjid Nurul Ikhlas.

Akibat hantaman material longsor tersebut, dilaporkan juga menimpa dua orang warga setempat, yang informasi terkini menyebutkan kedua warga tersebut meninggal dunia.

Informasi meninggalnya dua warga Sungai Landia itu dibenarkan Bambang Warstito, kepala BPBD Agam, menjawab kaba12, Sabtu, (25/3) pagi di lokasi kejadian.

Dijelaskan, tanah longsor ini diakibatkan guyuran hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Jumat malam hingga Sabtu dini hari yang menyebabkan dua warga setempat yang tengah berada di dalam WC Masjid Nurul Ikhlas terkena dampak material longsor yang turun tiba-tiba.

Disebutkan, dua warga tersebut masing-masing Darliana (70) dan Yanti (45) tahun, dimana Darliana meninggal di puskesmas IV Koto setelah sebelumnya kritis dan dilarikan ke puskesmas, sementara Yanti ditemukan meninggal di lokasi kejadian pukul 07.45 WIB.

Ditambahkan Bambang Warsito, material longsor elain menghantam bangunan masjid, peristiwa ini juga menyebabkan tanah amblas sepanjang 15 meter, sehingga saat ini jalur tersebut sudah diberi police line agar warga tidak mendekat.

Sementara informasi yang diperoleh kaba12, di lokasi kejadian saat ini dua jenazah warga korban longsor di Sungai Landia tersebut, sudah disemanyamkan di rumah duka dan dijadualkan siang ini akan langsung dikebumikan.

HARMEN

0Shares