Baso, kaba12 — Dr (HC).H.Martiaswanto selaku ketua DPP Ikatan Keluarga Alumni Kependidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Sumatera Barat sematkan PIN Kehormatan Purna Praja IKAPTK Sumbar di Gedung PPSDM Regional Sumatera di Baso, Jumat, (22/3).
Penyematan PIN Kehormatan tersebut, merupakan wujud apresiasi dan penghormatan yang tinggi terhadap sosok Dr.Andri warman dari DPP IKAPTK Sumbar karena sudah berjasa berjasa terhadap IKAPTK Sumbar, khususnya Kabupaten Agam.
Prosesi penyematan PIN Kehormatan pada Dr.Andri warman itu dilakukan disela pengukuhan Pengurus DPK IKAPTK Agam Periode 2023-2028 yang dihadiri para tokoh dan pamong senior jebol APDN, IPDN diantaranya H.Aristo Munandar, mantan Bupati Agam dua periode bersama seluruh pengurus DPP IKAPTK Sumbar dan jajaran pengurus DPK IKAPTK Agam.

Menurut H.Martiaswanto, Ketua DPP IKAPTK Sumbar yang juga Sekdako.Bukittinggi tersebut, pemberian penghargaan ini atas persetujuan DPN IKAPTK, karena Andri Warman dinilai telah berjasa kepada IKAPTK Sumbar, khususnya Kabupaten Agam.
Ditambahkan, hal iti dibuktikan dengan banyaknya anggota IKAPTK Agam yang mengabdi di Pemkab Agam, tercatat dari 42 anggota aktif, hampir semua yang berjabatan mulai eselon II hingga IV di jajaran Pemkab.Agam.
Dijelaskan, saat ini tercatat personil IKAPTK yang berperan aktif dan mengabdi di Pemkab.Agam masing-masing diposisi Eselon II sebanyak 11 orang, eselon III sebanyak 14 orang, dan lainnya menduduki eselon IV dan juga ada belum cukup syarat untuk berjabatan.
“Bahkan sejauh ini tidak ada anggota IKAPTK Agam yang nonjob atau diistirahatkan di Pemkab Agam, sesuai komitmen bupati sebelumnya,. Kami sangat berbangga akan hal itu, dan atas nama organisasi menyampaikan apresiasi yang tulus, ” tegas H.Martiaswanto.
H.Martiaswanto yang mantan Sekdakab.Agam itu, menyebutkan Bupati Agam sudah berada di jalur yang benar, karena telah memberdayakan anggota IKAPTK yang berada di Kabupaten Agam untuk membantu menjalankan roda pemerintahan, “Jika tidak diberdayakan, pak bupati termasuk pemborosan anggaran. Karena anggota IKAPTK dibiayai negara, sangat rugi jika tidak diberdayakan,” katanya.
Dikatakan, tugas berat dan sulit di pemerintahan cenderung diselesaikan anggota IKAPTK, karena mereka memiliki ilmu di bidang itu.
Meski begitu, dirinya berharap anggota IKAPTK Agam, selalu loyalitas terhadap pimpinan. Loyalitas tidak harus mengenal waktu dan tempat, “ketika tugas memanggil, tidak ada istilah belum istirahat. Karena kita sudah dibina selama di bangku pendidikan,”tegasnya yang disambut aplaus hangat dari seluruh anggota IKAPTK yang hadir dalam kegiatan itu.
(HARMEN)
