Lubukbasung, kaba12 — DPRD Agam minta pemerintah untuk memastikan seluruh hewan qurban yang akan dikonsumsi masyarakat aman, tidak hanya dari berbagai jenis penyakit ternak, tapi juga proses distribusinya sehingga tujuan pelaksanaan qurban betul-betul berjalan dengan baik.
Pemkab.Agam melalui Dinas Pertanian Agam diharapkan memantau aktivitas di berbagai lokasi yang menjadi sentral perdagangan ternak, tidak hanya di pasar ternak, tapi juga di banyak lokasi yang menjadi lokasi transaksi hewan qurban, sehingga hewan yang akan dijadikan ternak qurban betul-betul aman dan terhindar dari penyakit berbahaya.
Harapan itu disebutkan M.Ater Dt.Manambun, anggota DPRD Agam, Minggu,(25/6) saat memantau kegiatan warga di Pasar Ternak Pemkab.Agam di Manggih, Lubukbasung.
Sekretaris Komisi I DPRD Agam itu menyebutkan, Minggu, (25/6) kegiatan di Pasar Ternak Manggih sangat luar biasa, dibuktikan dengan banyaknya hewan ternak yang akan dijual termasuk para pembeli yang berdatangan ke pasar tersebut.
“ Kita puas melihat tingginya geliat aktivitas di Pasar Ternak Manggih, banyak hewan ternak, terutama sapi dan kambing yang berdatangan, termasuk pembeli yang mayoritas untuk kebutuhan qurban, “sebut M.Ater Dt.Manambun.

Hal itu, ulasnya menjadi pertanda membaiknya ekonomi masyarakat dengan meningkatnya rencana masyarakat untuk menyembelih hewan qurban, karena terlihat sangat kentara peningkatan kegiatan di Pasar Ternak Manggih tersebut.
“ Menyikapi kondisi itu, pihak terkait mesti meningkatkan pengawasan dan pemantauan, terutama masalah kesehatan dan keamanan ternak, “ ulasnya berharap.
-HARMEN-
