Lubukbasung, kaba12 — Kalangan DPRD Agam meminta, walau Irwan Fikri mundur sebagai wakil bupati Agam, namun pelayanan dan aktivitas Pemkab.Agam harus terus berjalan seperti biasa. Bahkan diharapkan, pengunduran diri Wabup Agam itu jangan sampai berpengaruh bagi kinerja Pemkab.Agam.
Harapan itu disampaikan Ketua DPRD Agam Dr.Novi Irwan, Sekretaris Komisi I DPRD Agam M.Ater Dt.Manambun, Ketua Fraksi Golkar DPRD Agam Joni Putra Dt.Bintaro Hitam dan ketua Fraksi PBB, Hanura,Berkarya DPRD Agam Noveri Edios menanggapi pengunduran diri Irwan Fikri dari posisi Wakil Bupati Agam.
Surat pengunduran Irwan Fikri dari jabatan Wabup Agam itu, masuk ke secretariat DPRD Agam tanggal 12 Mai 2023 yang mendapat reaksi beragam dari berbagai kalangan masyarakat.
“ Hal itu kita hormati, karena hal itu hak politik, karena yang sebagai persyaratan administrasi untuk proses bacaleg, “ungkap Dr.Novi Irwan, ketua DPRD Agam.
Walau demikian, Ketua DPRD Agam itu berharap, pengunduran diri itu tidak mengganggu kegiatan pelayanan pemerintah terhadap masyarakat, bahkan diharapkan tidak mengganggu jalinan kebersamaan dalam masyarakat dan antar sesama ASN di jajaran Pemkab.Agam.
Harapan serupa disampaikan M.Ater Dt.Manambun, sekretaris Komisi I DPRD Agam, yang berharap pengunduran Irwan Fikri sebagai wakil bupati Agam itu, sebagai dinamika politik di kabupaten Agam, seiring dengan proses persiapan menjelang pemilu legislative 2024 mendatang.
Malah Noveri Edios dan Joni Putra Dt.Bintaro Hitam justru berharap dengan dinamika itu, bisa semakin memperkokoh kebersamaan dan jalinan silaturrahmi dalam masyarakat, termasuk dari kalangan ASN, karena hal itu bisa menjadi pendorong untuk lebih memaksimalkan tuntutan untuk memberi pelayanan lebih baik untuk masyarakat, “ kami berharap, hal itu tidak mengganggu pelayanan untuk masyarakat, “ sebut Joni Putra Dt.Bintaro Hitam.
-HARMEN-
