DPRD Agam

DPRD Agam Minta Aparat Bersikap Tegas, Usut Kasus Pengeroyokan di Labuhan

Lubukbasung, kaba12.com — Kalangan DPRD Agam prihatin dengan terjadinya kasus pengeroyokan yang mengakibat 2 warga Labuhan, Nagari Tiku V Jorong, kecamatan Tanjung Mutiara, Senin,(28/11) lalu terluka. Diharapkan, aparat kepolisian bisa bersikap tegas dan mengusut tuntas kasus tersebut, untuk mengantisipasi terjadinya kasus serupa.

Bahkan, secara khusus, Komisi I DPRD Agam yang memantau perkembangan kejadian itu, berharap, unsur-unsur terkait dalam masalah tersebut, bisa duduk semeja, bermusyawarah untik mencari solusi terbaik, sehingga tidak memunculkan dampak lain yang berpotensi merusak tatanan kebersamaan yang selama ini kuat terjadi di wilayah itu.

Harapan itu disebutkan M.Ater Dt.Manambun, Sekretaris Komisi I DPRD Agam yang prihatin atas kejadian itu, menyebutkan, DPRD Agam masih memantau perkembangan kasus tersebut, dimana saat ini dua pihak yang terlibat dalam kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian di Polres Agam.

Namun, secara khusus M.Ater Dt.Manambun berharap, kasus yang terjadi diharapkan dibahas bersama secara musyawarah dan dirunut akar persoalannya, sehingga bisa benang merah penyelesaiannya bisa diselesaikan, “ pasti ada solusi secara musyawarah yang bisa diambil, asal dengan kepala dingin, “ ungkapnya.

Sementara kasus yang menggegerkan warga Labuhan, Nagari Tiku V Jorong, kecamatan Tanjung Mutiara, Senin,(28/11) lalu, dimana dua warga Labuhan, dikeroyok sekelompok orang saat mempertahankan lahan mereka diolah.

Para korban masing-masing Muhammad Ali Amin (36), mengalami luka memar pada bagian pelipis kanan, luka pada jari dan bagian badan lainnya dan Amran (58) mengalami luka sabetan pada perut kanan dan kepala.

Para korban menceritakan, kejadian itu berawal ketika lahan milik mertua Amran, akan diolah menggunakan alat berat. Melihat hal itu, ia mencoba untuk melarang dan sekelompok orang mendatanginya untuk menyampaikan itu lahan mereka. “ Saya meminta operator menghentikan alat berat untuk bekerja, namun saya langsung dipukul pada bagian kepala, “ ungkap M.Ali Amin.

Melihat kejadian itu, Amran langsung membantu, namun para pelaku justru menyabetkan senjata tajam ke perut Amran. Saat ini, kasus tersebut, masih ditangani oleh pihak berwajib di Polres Agam. Bahkan saat ini, informasi yang diperoleh kaba12.com, dua pihak sudah saling membuat laporan terkait kejadian itu.

HARMEN

To Top