DPRD Agam Himbau Warga Waspada, Dampak Cuaca Panas, Potensi Kebakaran Tinggi

Lubukbasung,kaba12 —- Kalangan DPRD Agam himbau masyarakat untuk lebih waspada menyusul kondisi cuaca panas yang semakin tinggi beberapa waktu belakangan. Kondisi ini, ditengarai sudah memicu banyaknya terjadi musibah kebakaran, yang menghanguskan kediaman warga, lahan, dan kasus-kasus lain yang intensitasnya semakin tinggi beberapa pekan terakhir.

Diharapkan, kewaspadaan masyarakat menyikapi kondisi dampak cuaca panas itu, selain untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran sampah tanpa diawasi, memastikan seluruh perangkat listrik dimatikan saat tidur atau keluar rumah, termasuk kegiatan memasak di dapur.

Selain itu, unsur terkait di Pemkab.Agam diminta untuk lebih memaksimalkan pengawasan, termasuk memberi sosialisasi lebih optimal pada masyarakat, terkait dengan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran dan ancaman api.

Harapan itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Agam Aderia dan Fauzi, dari fraksi PKS menyusul meningkatnya kasus kebakaran di seluruh wilayah Kabupaten Agam dalam beberapa pekan terakhir, yang menyebabkan banyak rumah warga yang jadi korban, termasuk korban jiwa akibat terbakar.

Disebutkan Aderia, masyarakat diharapkan untuk lebih waspada terhadap potensi api pemicu kebakaran, baik perangkat listrik maupun di dapur, termasuk dalam aktivitas pembakaran sampah yang harus diawasi, “cuaca panas sangat rentan menyebabkan kebakaran, “sebutnya.

Wakil Ketua DPRD Agam dari Partai Demokrat itu berharap, kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat itu harus diingatkan bersama, dengan sosialisasi dan informasi optimal dari lembaga terkait di Pemkab.Agam, selain memanfaatkan media sosial, peran pemerintah kecamatan dan nagari untuk mengingatkan hal itu sangat penting.

Hal senada disampaikan Fauzi, yang mengaku prihatin banyak musibah kebakaran yang terjadi dalam kondisi cuaca panas saat ini, “seluruh masyarakat haru lebih waspada. Bersama kita ingatkan hal itu, dan hal ini penting dilakukan, mengingat kondisi wilayah kabupaten Agam yang luas, sementara dukungan sarana pemadam kebakaran belum memadai, “ulasnya.

Sementara informasi yang diperoleh kaba12, volume kebakaran di kabupaten Agam dalam dua bulan terakhir relative meningkat, menyusul dampak cuaca panas dan berbagai potensi penyebab lain, yang memicu kerugian material bagi warga termasuk korban jiwa.

Penulis : Harmen

0Shares