Lubukbasung,kaba12.com — Tim pelaksana pemilihan walinagari (pilwana) serentak 2019 kabupaten Agam akan mengawasi secara khusus seluruh perangkat e-votting selama proses pemungutan sampai tuntas penghitungan suara di masing-masing TPS.
Pengawasan akan mulai dilakukan sejak penyiapan perangkat, proses penjemputan sampai operasional lapangan di TPS, termasuk jaminan operasional lapangan dengan ketersediaan jaringan listrik yang memadai, agar proses pemungutan suara bisa berjalan maksimal.
Hal itu disebutkan kepala DPMN Agam Teddy Martha menjawab kaba12.com, disela peninjauan posko perangkat IT e-votting di aula II kantor bupati Agam, Padang Baru, Lubukbasung, Sabtu,(2/11) malam.
Di aula II kantor bupati Agam itu, sudah tersusun rapi 60 set perangkat e-votting yang akan digunakan dalam pemungutan suara Senin,(4/11) di dua nagari di kecamatan Lubukbasung masing-masing nagari Kampuang Pinang dan nagari Lubukbasung.
Disebutkan Teddy Martha, seluruh perangkat e-votting sudah ready, dan akan diawasi khusus oleh tekhnisi yang didatangkan dari Jakarta selama proses pilwana berlangsung.
Diharapkan Teddy Martha, proses pilwana serentak tahap I yang akan digelar di dua nagari di kecamatan Lubukbasung, Senin, (4/11) akan berjalan maksimal, karena seluruh aspek akan diawasi, termasuk ketersediaan jaringan listrik, agar kegiatan pemungutan, penghitungan dan finalisasi pemilihan bisa berjalan sesuai yang diharapkan.
“ Kita berharap, jaringan listrik juga aman di wilayah yang melakukan pemungutan suara, baik di nagari Lubukbasung, maupun Kampuang Pinang, “ ulas Teddy Martha.
Bahkan untuk jaminan keamanan perangkat e-votting yang berada di posko aula II kantor bupati Agam tersebut, pihaknya sengaja menempatkan personil piket sebelumnya perangkat diserahkan pada panitia pemilihan di dua nagari tersebut.
HARMEN
