Dalko, kaba12 — Dorong pengembangan potensi wisata di Nagari Dalko, Kecamatan Tanjung Raya, tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Padang ( UNP), gelar workshop sadar wisata rangka peningkatan ekonomi masyarakat.
Workshop bertema Sadar Wisata Nagari Seribu Air Terjun itu, berlangsung tanggal 11 dan 12 Juli 2024 lalu, yang merupakan salah satu program kerja dosen dalam rangka menjalankan Tridarma Perguruan Tinggi yang salah satunya dengan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.
Seperti dijelaskan Halmawati,SE, Msi, salah seorang anggota Tim PKM UNP, workshop itu, sengaja dilaksanakan di Nagari Dalko, Kecamatan Tanjung Raya,sebagai salah satu nagari yang memendam potensi luar biasa.
Disebutkan, sebagai salah satu nagari baru di Kabupaten Agam, perlu dorongan semua pihak, termasuk perguruan tinggi dalam mengembangkan potensi yang dimiliki, ditengah gencarnya upaya yang dilakukan pemerintah nagari bersama jajaran terkait di Nagari Dalko.

Ditambahkan, salah satu potensi Nagari Dalko dengan fotografi dataran tinggi, lembah dan perbukitan memendam potensi wisata yang cukup terkenal, yakni air terjun (sarasah). Tercatat lebih dari 10 air terjun yang baru ditemukan di Nagari Dalko, sehingga tim PKM UNP menjuluki Dalko sebagai Nagari Seribu Air Terjun ( sarasah ), yang diyakini akan menjadi andalan wisata luar biasa jika dikelola dengan baik.
Kondisi riil sumber daya alam di Nagari Dalko tersebut, ulas Halmawati, yang sangat potensial untuk menambah income generating masyarakat setempat, namun belum dimanfaatkan dengan baik sebagai objek wisata yang bernilai jual oleh masyarakat sekitar, alam yang begitu indah dibiarkan begitu saja tapi dilirik sama sekali.

“ Hal ini menjadi konsentrasi tim PKM-UNP untuk memotivasi masyarakat setempat agar mulai berbenah dalam memanfaatkan kekayaan alam tersebut untuk nantinya bisa dimanfaatkan sebagai penghasilan tambahan yang diharapkan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat, “ sebutnya.
Melalui workshop yang dilaksanakan tanggal 11-12 Juli oleh tim PKM UNP yang diketuai oleh Dr. Ramel Yanuarta RE, S.E dengan background bidang managerial dan anggota tim Halmawati, SE, M.Si dan Jefriyanto, S.E., M. Ak dengan latar belakang bidang akuntansi serta narasumber Yunita Engriani, SE, MM yang memiliki kepakaran di bidang tourism dengan spesifikasi Islamic Tourism.

Dijelaskan, workshop yang berisi edukasi dalam rangka sosialisasi dan pembinaan, pembekalan untuk kelompok sadar wisata (Pokdarwis) sebagai kepanjangan tangan untuk memotivasi masyarakat Nagari Dalko agar dapat mengelola dan memanfaatkan potensi alam, social, dan ekonomi sehingga potensi tersebut bisa di eksplorasi dan dikembangkan sehingga Nagari Dalko dapat menjadi daerah yang mandiri dan mampu meningkatkan income generating dari sumber pariwisata sehingga membuka peluang lapangan kerja yang mampu mengiatkan ekonomi masyarakat.
Kegiatan workshop dibuka Wali Nagari Dalko Azino Parman serta dilanjutkan dengan paparan dari nara sumber berkaitan dengan pentingnya sadar wisata oleh masyarakat sekitar objek wisata air terjun, kemudian topik trik promosi destinasi wisata air terjun melalui media social dan platform lainnya serta materi berkaitan dengan potensi income generating dalam parawisata.
Hari kedua workshop dilanjutkan dengan peninjauan lapangan oleh tim PKM dan tim Pokdarwis ke lokasi Air Terjun Sarasah si Gadih Ranti, melewati jalan setapak yang lumayan terjal sekitar 500 meter, “ salah satu yang terbesar yang kami kunjungi adalah Air Terjun Sarasah si Gadih Ranti yang sangat indah dengan keasriannya yang masih terjaga dan sangat berpotensi untuk dijadikan daerah destinasi wisata,” sebut Halmawati, anggota tim yang mengaku optimis, potensi luar biasa yang dimiliki Nagari Dalko, akan berkembang jika dikemas dengan baik.

Workshop yang disambut hangat anggota Pokdarwis dan Walinagari Dalko Azino Parman yang mengapresiasi kegiatan dan dukungan tim PKM UNP tersebut karena bisa menjadi wadah pengembangan ekonomi melalui eksplorasi keindahan alam.
“ Kami berharap, kedepan keindahan alam Air Terjun di Nagari Dalko ini dapat dinikmati masyarakat dan pengunjung dari luar daerah sebagai salah satu daya tarik parawisata ke Kabupaten Agam khususnya ke Nagari Dalko, dampaknya akan sangat luar biasa bagi masyarakat kami, “ ungkap Azino Parman.
(HARMEN)