Doa Orang Berpuasa, Waktu Mustajab Yang Sering Terlewat

Lubukbasung, kaba12 — Kita tahu bahwa di Bulan Ramadhan ini bukan hanya bulan menahan lapar dan dahaga, tetapi juga bulan dimana doa – doa lebih mudah dikabulkan.

Banyak ulama menjelaskan bahwa orang – orang yang berpuasa memiliki keistimewaan tersendiri dalam hal doa, terutama pada waktu tertentu yang sering kali tidak disadari.

Adapun salah satu waktu yang sangat dianjurkan untuk berdoa adalah menjelang berbuka puasa.

Menjelang seorang muslim berbuka puasa pada kondisi penuh ketundukan setelah menahan diri sepanjang hari. Rasa lapar dan dahaga menjadi bentuk kesungguhan dalam beribadah.

Rasulullah SAW bersabda:

“Tiga golongan yang doanya tidak tertolak: pemimpin yang adil, orang yang bepuasa hingga ia berbuka, dan orang yang didzalimi,” (HR.Tirmidzi)

Dalam hadist dikatakan, orang yang berpuasa memiliki kedudukan istimewa di sisi Allah, doa yang dipanjatkan dengan penuh keikhlasan di waktu tersebut memiliki peluang besar dan untuk dikabulkan.

Selain itu, dalam Al-Qur’an sudah ditegaskan kedekatan Allah dengan hamba-Nya yang berdoa, sebagai berikut ini.

“Dan apabila hamba – hamba-Ku bertanya kepadamu tentang aku, maka sesungguhnya aku dekat. Aku mengabulkan doa orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku”. (QS.Al- Baqarah: 186)

Para ulama menafsirkan bahwa hal ini menjadi isyarat kuat bahwa Ramadhan adalah waktu yang sangat tepat untuk memperbanyak doa.

Namun, banyak orang justru sibuk mempersiapkan hidangan berbuka daripada memanfaatkan momen berharga tersebut untuk berdoa. Waktu beberapa menit sebelum adzan Maghrib sering terlewat begitu saja.

Padahal, momentum itu bisa menjadi kesempatan untuk memohon berbagai kebaikan ampunan dosa, keberkahan hidup, kesehatan, rezeki yang halal, serta kebaikan bagi keluarga dan masyarakat.

Ramadhan 1447 H menjadi pengingat agar umat islam lebih memanfaatkan waktu mustajab tersebut, seperti menjelang berbuka, luangkan waktu sejenak untuk menenangkan hati, mengangkat tangan dan memanjatkan dosa dengan penuh harap.

Karena lebih jadi, doa yang dipanjatkan dalam keheningan menjelang berbuka itulah yang menjadi sebab datangnya pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT.

(TAUFIQ/*)

0Shares