Pasia, kaba12.com — Puluhan warga Nagari Pasia, Kecamatan IV Angkek, gelar demo damai di depan kantor walinagari Pasia, Selasa,(16/3).
Warga yang menggelar aksi demo damai sebanyak 15 orang, yang didominasi kaum ibu itu, melontarkan kekecewaaanya, karena dinilai onum walinagari Pasia itu tidak aspiratif, banyak program yang tidak berjalan dengan baik, bahkan walinagari dituding sok hebat, bahkan warga menuntut kepada bupati Agam agar walinagari Pasia itu dicopot dari jabatannya.
Hal itu selain dinyatakan dengan orasi warga yang menggelar aksi, juga dipampangkan dengan spanduk di depan pagar kantor walinagari Pasia tersebut.
Aksi demo damai warga Pasia itu, bubar dengan sendirinya. Sementara, upaya penyelesaian tengah diupayakan oleh pihak pemerintah kecamatan IV Angkek, untuk memediasi aspirasi yang disampaikan warga tersebut.
Aksi demo itu dibenarkan Camat IV Angkek Yogi Astarian, waktu dikonfirmasi kaba12.com via ponsel Selasa siang.

Dijelaskan Yogi Astarian, aksi demo yang dilakukan warga itu, terjadi sekitar pukul 11.00-12.00 WIB, dimana warga yang datang, langsung membentangkan spanduk dan berorasi di depan pintu gerbang kantor walinagari.
Menjawab kaba12.com, penyebab warga menggelar aksi demo, disebutkan Yogi Astarian, sesuai apa yang disampaikan warga di spanduk yang dipajang, bahkan warga menuntut walinagari Pasia turun dari jabatannya, dengan alasan yang tidak jelas.
Menyikapi kondisi itu, Yogi Astarian menyebutkan, pihaknya akan melakukan investigasi kepada pemerintah nagari dan lembaga nagari tentang tuntutan masyarakat tersebut,” kita akan cross cek dulu ke lapangan, hasilnya nanti, akan kita informasikan lebih lanjut,” sebut Camat IV Angkek itu.

Hal senada dikatakan Teddy Martha, Kadinas PMN Agam, waktu dikonfirmasi kaba12.com, yang menyebutkan, pihaknya akan segera menindaklanjuti masalah itu ke lapangan.
Dijadualkan, DPMN Agam akan menurunkan tim investigasi ke lapangan, untuk mencari akar persoalan dan merumuskan solusi terbaik, bersama unsur terkait,” kita akan turunkan tim investigasi Rabu besok, mudah- mudahan segera ada solusi terbaik, ” jelas Teddy Martha.
HARMEN