Lubukbasung, kaba12 — Direktur PDAM Agam Hendri Chaidir minta maaf pada pelanggan perusahaan daerah air minum itu menyusul tersendatnya distribusi air bersih ke rumah konsumen sejak Sabtu kemarin.
Aliran air PDAM Agam itu terputus, dampak kerusakan serius yang dialami pipa transmisi sumber air bersih di Silasuang, yang menjadi sumber air utama perusahaan daerah satu- satunya tersebut.
Bahkan, informasi yang diperoleh kaba12, dampak pecahnya pipa transmisi Silasuang itu, menyebabkan mayoritas konsumen ” tapakiak” karena tidak mendapatkan pasokan air minum, khususnya di wilayah Kota Lubukbasung.
” Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini, ” sebut Hendri Chaidir kepada kaba12.
Dijelaskan, pihaknya pasca musibah yang terjadi berupaya maksimal mengatasi masalah yang terjadi dalam waktu singkat, selain mengganti pipa transmisi yang pecah, menetralisir pasokan ke IPA dan menormalisasi distribusi aliran ke konsumen.

Dijelaskan, hingga Senin, (27/3) dini hari, petugas PDAM Agam masih bekerja di lapangan untuk menormalisasi distribusi air minum ke rumah-rumah konsumen, yang sejak umum sudah teraliri dengan normal.
” Alhamdulillah, mayoritas konsumen di wilayah Lubukbasung sudah bisa teraliri dengan baik, walau dengan proses bertahap, karena memang untuk normalnya butuh waktu yang cukup panjang, ” jelas Hendri Chaidir.
Diyakinkan, pihaknya berupaya maksimal memberi pelayanan terbaik untuk seluruh konsumen, termasuk dengan reaksi cepat mengatasi dampak yang terjadi.
Diyakinkan, pihaknya bersama personil lapangan hingga menjelang sahur Senin ini, masih memantau proses perbaikan dan distribusi air minum di berbagai titik, karena di beberapa lokasi masih ada beberapa kerusakan yang terjadi.
HARMEN
