Lubukbasung,kaba12 — Dinas Pertanian Kabupaten Agam bergerak optimal untuk menggairahkan kembali pengembangan potensi pertanian dan perkebunan, khususnya di wilayah terhadap bencana, agar kembali hadir sebagai lumbung pangan daerah.
Berbagai program saat ini terus digenjot, selain optimalisasi penanganan lahan pertanian persawahan dan perkebunan terdampak bencana hidrometeorologi 2025, juga perbaikan dan pembangunan kembali sarana pertanian, baik irigasi, jalan pertanian dan sarana pendukung lain, sesuai dana bantuan dari pemerintahan pusat dan dana TKD kebencanaan.
Selain itu, Distan Agam mendorong stabilitasi harga pangan dengan menggencarkan kegiatan bazar murah berbagai komoditi pokok untuk masyarakat kabupaten Agam, termasuk program bantuan pangan untuk warga terdampak bencana.
Seperti disebutkan Hari Prasetyo Wibowo,SP, Kadinas Pertanian Agam, yang menyebutkan, saat ini pihaknya maksimalkan penanganan areal pertanian dan perkebunan terdampak bencana hidrometeorologi 2025, yang progresnya sudah sangat mengesankan, bahkan masyarakat sudah bisa menanami lahan persawahan setelah dibenahi.
Disisi lain, program- program strategis pengembangan potensi pertanian dan perkebunan, termasuk peternakan di kawasan terdampak bencana, menjadi target penting, tidak hanya mendorong kembali mengeliatnya aktivitas ekonomi warga di kawasan terdampak bencana, tapi juga mewujudkan ketahanan pangan di kabupaten Agam.
Hari Prasetyo Wibowo, mengaku optimis, program ketahanan pangan daerah yang diproyeksikan oleh bupati Agam akan terwujud maksimal, mengingat saat ini, seluruh elemen bergerak, tidak hanya dari kalangan pemerintah , tapi juga didukung unsur TNI-Polri, pemerintah pusat dan propinsi.
Tak hanya itu, sinergi dengan elemen yang ada, seperti halnya TP.PKK Agam, Dharma Wanita, jajaran pemerintah nagari,bersama seluruh OPD Pemkab.Agam, sangat kuat, sehingga terbangun akselerasi program yang sasarannya untuk program ketahanan pangan.(HARMEN)
Bupati Agam Minta Semua Lini Bergerak, Prioritaskan Program Ketahanan Pangan
Lubukbasung,kaba12 — Bupati Agam H.Beni Warlis, instruksikan seluruh lini untuk bergerak dalam merealisasikan program ketahanan pangan, sesuai agenda pemerintah, khususnya di kawasan terdampak bencana.

Program itu, tidak hanya dalam upaya membangkitkan kembali semua potensi pertanian dan perkebunan yang ada, tapi juga mendorong masyarakat bergerak aktif khususnya dalam kegiatan ekonomi pertanian dan perkebunan, sesuai potensi yang dimiliki masing-masing wilayah yang terdampak bencana hidrometeorologi 2025 lalu.
Ditegaskan Beni Warlis, pemerintah bertanggungjawab penuh terhadap masyarakat, dalam konteks penanganan dampak bencana, tidak hanya dari sisi pembenahan infrastruktur terdampak, tapi juga dalam proses pemulihan ekonomi, dengan membangkitkan kembali semua potensi yang ada,melalui berbagai program yang dilaksanakan semua OPD Pemkab.Agam.
“Saat ini, semua lini bergerak, mendorong agar semua potensi ekonomi yang selama ini menjadi kekuatan untuk kembali bangkit. Agam Bangkit, harus betul-betul didorong bersama, kita upayakan secara maksimal, semua wilayah terdampak bencana tertangani dengan baik,termasuk aman pangan, dan kegiatan ekonomi kembali berjalan baik “sebutnya.
Diakui Bupati Agam itu, semua membutuhkan waktu dan proses yang cukup panjang. Namun diyakinkannya, hal itu akan bisa terlaksana dengan baik,dengan peran aktif dan dukungan semua lini, “tapi dukungan semua pihak, hal itu tidak akan memberi hasil yang maksimal, “tegasnya.
Disisi lain, Pemkab.Agam, secara konsisten akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap semua program yang sudah dilaksanakan,terutama yang berkaitan dengan penanganan dampak bencana, “ kita akan berupaya maksimal untuk melakukan berbagai hal, agar geliat ekonomi warga kembali berjalan normal, dan itu akan sangat berdampak bagi program ketahanan pangan daerah, “tegasnya.(HARMEN)
Bupati Agam Komit, Lindungi Lahan Pertanian Untuk Ketahanan Pangan
Lubukbasung,kaba12 — Bupati Agam H.Beni Warlis, tegaskan komitmennya dalam melindungi lahan pertanian agar betul-betul bisa bermanfaat dan berfungsi dengan optimal dalam upaya mewujudkan ketahanan dan keamanan pangan bagi seluruh masyarakat.

Komtimen itu, dituangkan dalam penandatangan kesepakatan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) bersama Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, yang merupakan bagian dari upaya Pemprov. Sumbar mempercepat penetapan LP2B sebagai langkah strategis menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus mengendalikan alih fungsi lahan pertanian.
Berdasarkan data yang dipaparkan, Kabupaten Agam telah memiliki Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2021 tentang RTRW dengan luas Lahan Baku Sawah (LBS) mencapai 23.001,31 hektare dan pemenuhan Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) sebesar 17.112,21 hektare atau 74,40 persen.
Menurut Beni Warlis, melindungi lahan sawah produktif dari alih fungsi yang tidak terkendali, sekaligus memberikan kepastian hukum bagi keberlanjutan sektor pertanian.
Menurutnya, kesepakatan tersebut bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi menjadi wujud komitmen nyata seluruh pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan sumber daya pangan bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.

Melalui penandatanganan kesepakatan ini, Pemerintah Kabupaten Agam menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam memperkuat perlindungan lahan pertanian, menjaga keberlanjutan produksi pangan, serta mendukung terwujudnya kedaulatan pangan di Sumatera Barat dan Indonesia.-
“Kita berkomitmen akan hal itu, karena potensi lahan pertanian, menjadi andalan kabupaten Agam, bahkan daerah ini dikenal sebagai pemasok berbagai jenis komoditi pertanian dan perkebunan, yang sangat diandalkan dalam ketahanan pangan, “tegas Beni Warlis lagi.(HARMEN)
Agam Bangkit, PNM Siapkan Dukungan Permodalan
Palembayan, kaba12 — Upaya pemulihan pascabencana alam yang melanda wilayah Kabupaten Agam, PT.Permodalan Nasional Madani (PNM) hadir menyiapkan langkah konkret guna menghidupkan kembali roda perekonomian masyarakat terdampak.
Komisaris Utama dan Independen PT PNM, Dradjad Hari Wibowo saat mengunjungi korban bencana di Palembayan, PNM tengah menjajaki kerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta Pemerintah Kabupaten Agam untuk merumuskan pola pemulihan ekonomi yang tepat bagi korban bencana.
Menurutnya, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di sektor pembiayaan, PNM memiliki fokus utama membantu pelaku usaha ultra mikro, mikro, kecil dan menengah agar dapat kembali menjalankan usahanya setelah terdampak musibah.
“PNM sedang mencari strategi dan formula terbaik bersama BNPB dan Pemkab Agam, bagaimana kami bisa ikut berkontribusi dalam memulihkan ekonomi masyarakat pascabencana,” ujar Dradjad.
Dijelaskan, berbeda dengan pemerintah yang memiliki mekanisme bantuan langsung atau hibah, PNM beroperasi di bidang pembiayaan usaha sehingga dukungan yang diberikan berbentuk permodalan melalui sistem pinjaman.
“Kami sedang mencari model yang tepat untuk membantu pelaku usaha yang terdampak agar bisa memulai kembali usahanya,” sebutnya.
Ia berharap, usaha tersebut nantinya tidak hanya menghidupi keluarganya sendiri, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.
Dradjad memastikan PNM berkomitmen untuk terus mencari model pembiayaan yang fleksibel dan meringankan bagi masyarakat terdampak bencana, sehingga proses pemulihan ekonomi dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya pulih dari bencana, tetapi juga mampu bangkit dan membangun kembali kehidupan ekonominya dengan lebih kuat,”ujarnya.(HARMEN)
PNM Bukti Nyata Kehadiran Pemerintah, M.Lutfie: Pemulihan Ekonomi, Amankan Pangan
Lubukbasung,kaba12 — Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Dr Mhd Lutfi mengatakan, Kehadiran PNM menjadi bentuk kepedulian nyata sekaligus memberi harapan bagi warga yang sedang berupaya bangkit dari keterpurukan akibat musibah yang terjadi.

Menurut Lutfi, pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga harus menyentuh aspek ekonomi masyarakat agar aktivitas usaha dan sumber penghidupan warga dapat kembali berjalan, terutama mendorong pengembangan potensi ekonomi pertanian yang menjadi kekuatan utama di berbagai kawasan terdampak bencana.
“Pemerintah Kabupaten Agam terus berupaya melakukan pemulihan secara menyeluruh. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk PNM sebagai lembaga pembiayaan yang fokus pada pelaku usaha mikro dan ultra mikro, sangat kami harapkan untuk mempercepat kebangkitan ekonomi masyarakat,” katanya.
Ia berharap kerja sama yang sedang dijajaki antara PNM dengan BNPB dan Pemerintah Kabupaten Agam, dapat melahirkan program yang tepat sasaran bagi masyarakat terdampak.
“Kami optimistis, dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat, proses pemulihan bencana dapat berjalan lebih cepat. Yang terpenting adalah bagaimana masyarakat bisa kembali berusaha, memperoleh penghasilan dan menata kehidupan mereka pascabencana,” tegasnya.(HARMEN)
Distan Agam Buat Program Khusus, Gerakan Menanam di Semua OPD
Lubukbasung,kaba12 — Dinas Pertanian Agam buat terobosan khusus dengan program OPD menanam, dengan memanfaatkan areal pekarangan di masing-masing perkantoran untuk ditanami berbagai jenis komoditi pokok yang setiap saat bisa dimanfaatkan.
Hal itu, tidak hanya sebagai bagian dari progam Agam Bangkit, tapi juga sebagai stimulus dan percontohan bagi masyarakat akan ikut membudayakan semangat menanam pekarangan dengan bahan-bahan pokok.

Sasarannya, tidak hanya sebagai nilai ekononimi , tapi juga sebagai upaya mendorong terealisasinya program ketahanan pangan.
Hal itu disebutkan Hari Prasetyo Wibowo, Kadinas Pertanian Agam yang menyebutkan, pihaknya sengaja mendorong terlaksananya program Agam Menanam untuk ketahanan pangan itu, yang dimulai dari perkantoran dan menjalar sampai ke tingkat nagari.
Untuk merealisasikan hal itu, pihaknya sengaja menyiapkan berbagai jens bibit tanaman, siap tanam di pekarangan perkantoran yang bisa dilakukan setiap hari krida di Pemkab.Agam, “alhamdulillah, kegiatan itu sudah berjalan dengan baik, “sebutnya.

Secara khusus, pihaknya juga mendorong semarak menanam itu di wilayah terdampak bencana, yang diyakini akan memberi dampak luar baisa bagi masyarakat, “ini kegiatan ringan, namun memberi dampak luar biasa untuk ketahanan pangan, “sebutnya serius.(HARMEN)
Moment 33 th Ibukota Agam di Lubukbasung, Gairah UMKM, Dorong Peningkatan Ekonomi Warga
Lubukbasung,kaba12 — Moment peringatan 33 tahun ibukota Kabupaten Agam di Lubukbasung, memberi dampak lebih bagi masyarakat, karena bisa mendapatkan berbagai jenis bahan pokok dengan harga murah, bahkan ada kegiatan pembagian telur gratis dari Pemkab.Agam.

Kegiatan yang diapresiasi Ketua TP.PKK Agam, Ny. Merry Benni Warlis yang ikut menyaksikan antusias warga dalam bazar muraha tersbeut, didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Agam, Endrimelson, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Agam, Rosva Deswira.
Bazar dan Pasar Murah ini diselenggarakan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjadi wadah promosi dan pemasaran bagi produk-produk UMKM Kabupaten Agam.
Masyarakat yang ingin berbelanja cukup melakukan pendaftaran dengan mengisi daftar hadir dan pendataan Nomor Induk Kependudukan (NIK), sebelum membeli berbagai kebutuhan pokok yang telah disediakan.

Saat meninjau stan-stan bazar, Ny. Merry Benni Warlis berdialog dengan para pelaku UMKM dan turut memborong sejumlah produk UMKM yang dipasarkan pada kegiatan tersebut.
Ia berharap bazar dan pasar murah seperti ini tidak hanya mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, tetapi juga dapat meningkatkan daya saing dan pemasaran produk UMKM Kabupaten Agam.

Melalui penyelenggaraan bazar dan pasar murah ini, Pemerintah Kabupaten Agam berkomitmen menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok, memperkuat pemasaran produk UMKM lokal, serta memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-33 Lubuk Basung sebagai Ibu Kota Kabupaten Agam. (HARMEN)
