Diskusi Jambore FPBR Nasional HangatRomo Beny Susetyo : Pilih Pemimpin Yang Punya Roso

Padang, kaba12 — Diskusi lanjutan hari kedua Jambore Nasional Forum Pengurangan Risiko Bencana ( FPBR ) se Indonesia yang dipusatkan di Pangeran Beach Hotel, Padang, Jumat, (29/9) berlangsung hangat.

Hari kedua diskusi, menghadirkan beberapa pembicara diantaranya Romo Beny Setyo pengamat dan pemerhati masalah kebencanaan, Ninil Miftahul Jannah dan Nanang dari BNPB yang membedah isu tentang pemimpin nasional yang peduli terhadap masalah-masalah kebencanaan, memiliki “roso” yang diyakini sebagai salah satu kekuatan penting dalam upaya mendorong peran aktif semua elemen masyarakat dalam pengurangan risiko bencana.

Dalam sesi diskusi ,berbagai hal mencuat yang diapungkan pada ketua FPRB se Indonesia dan para kepala pelaksana BPBD kabupaten-kota terkait makin sulitnya alokasi anggaran untuk mendorong peran FPRB di lapangan dalam merealisasikan program, menindaklanjuti berbagai agenda nasional dan berbagai kegiatan lain yang sudah terkerangka dengan baik.

Dari pembahasan yang cukup a lot itu, disepakati beberapa rekomendasi penting yang nantinya akan menjadi rumusan secara nasional, terutama berkaitan dengan berbagai kendala lapangan, termasuk gerakan FPRB secara nasional, untuk menjawab da mencari solusi bersama terkait isu-isu yang diapungkan dalam jambore nasional FPBR 2023 ini.

Dalam sesi 1 di hari kedua itu berlangsung cukup panas, karena cukup banyak daerah yang mempertanyakan isu-isu penting terkait dengan kondisi di daerah masing-masing, terutama yang berkaitan dengan kebijakan daerah, dukungan pemerintah daerah dan berbagai persoalan lain, yang menyebabkan eksistensi FPRB mengalami kemunduran.

Hadir dalam kegiatan itu tim FPRB Agam dipimpin Kepala BPBD Agam Bambang Warsito, Kabid.PK Gusmartha Hadi, tim FPRB Kota Bukittinggi dipimpin Kalak BPBD Zulhendri, dan dari berbagai daerah di Indonesia. Sesi pembahasan terkait dengan program terapan dan kebijakan mendorong pern aktif FPRB secara nasional berlangsung hingga Jumat sore.-HARMEN.-

0Shares