Lubukbasung, kaba12.com — Dinas Perhubungan Agam rancang penataan pengaturan lalulintas menghadapi hari raya Idul Fitri 1439 hijriah mendatang. Tidak hanya di kawasan Timur kabupaten Agam yang biasanya menjadi sentral arus lalulintas dari berbagai propinsi di Indonesia, tapi juga di kawasan Barat yang menjadi sentral objek wisata daerah.
Kadinas Perhubungan Agam Yosefriawan menjawab kaba12.com, menyebutkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan unsur terkait dengan lalulintas terutama jajaran kepolisian, tidak hanya dengan Satlantas Polres Agam dan Satlantas Polres Bukittinggi, tapi juga unsur Dirlantas Polda Sumbar terkait dengan penataan dan pengaturan lalulintas tersebut.
Mempelajari suasana libur lebaran sebelumnya, beberapa kawasan yang jadi sentral perhatian terutama di wilayah kecamatan Baso, yang menjadi pertemuan arus lalulintas dari kabupaten 50 Kota, Tanah Datar, 50 Kota, Pasaman dan propinsi Riau, dengan titik kepadatan di Biaro sampai batas wilayah Bukittinggi.
Kondisi serupa juga menjadi perhatian khusus di Padang Lua, jalur masuk dari Padang Panjang, Tanah Datar, Padang Pariaman dan Padang dengan potensi kepadatan mulai dari batas Agam-Tanah Datar sampai ke batas kota Bukittinggi.
Pantauan serupa akan difokuskan di beberapa titik jalur alternative yag selama ini dimanfaatkan masyarakat, terutama ruas Panta-Sianok-batas kota Bukittinggi, jalur Malalak, dan beberapa jalur lain.
“ Kita sudah lakukan kajian dan mencari solusi yang pas, sehingga pengaturan dan penataan bisa memberi hasil optimal,”sebutnya.
Dishub Agam masih akan merumuskan hal itu dengan unsur terkait lain, sehingga penataan dan pengaturan lalin selama libur lebaran bisa lebih optimal sehingga terbangun kenyamanan masyarakat saat menikmati liburan dan berlebaran di wilayah kabupaten Agam.
(jaswit)
