Muaro Putuih, kaba12.com — Direktur KSKK Ditjen Pendidikan Islam Kemenag RI Dr. A.Umar, beri apresiasi luar biasa terhadap respon dan animo masyarakat terhadap rencana pembangunan Madrasah Aliyah Kejuruan di Muaro Putuih, Nagari Tiku V Jorong, kecamatan Tanjung Mutiara.
Hal itu dibuktikan saat dia mendatangi lokasi Muaro Putuih, disambut khusus, apalagi respon dari Pemkab.Agam dan tokoh masyarakat yang sangat luar biasa.
Apalagi, harapan, komitmen dan kecemasan yang disampaikan tokoh ninik mamak Tiku V Jorong H.A.M.Dt.Bandaro yang menurut Dr.A.Umar, sangat luar biasa kepeduliannya terhadap kemajuan dan pendidikan generasimuda yang berlandaskan agama dan adat.
Hal itu, menjadi catatan penting bagi pihaknya untuk segera merealisasikan rencana pembangunan MA Kejuruan tersebut, yang diharapkan bisa berskala nasional jika disepakati pengembangan dan direalisasikan Madrasah Aliyah Kejuruan Negeri (MAKN) Agam.
” Hal ini kemungkinan akan menjadi MAKN ketiga di Indonesia, atau menjadi MAKN keenam di Indonesia jika disepakati pola pengelolaannya,” sebut H.A.Umar.
Hal itu disebutkan Direktur KSKK Ditjen PI Kemenag RI Dr.A.Umar, dalam sambutannya saat prosesi penyerahan lahan rencana pembangunan Madrasah Aliyah Kejuruan Negeri di Muaro Putuih, Kamis,(10/9).
Ditegaskan, pihaknya merespon dan mengapresiasi sambutan masyarakat yang meriah, dan meyakinkan proses pengurusan izin dan berkas yang dibutuhkan bisa segera diajukan, agar bisa ditindaklanjuti segera ditingkat pusat.
” Ini bentuk komunikasi yang baik bersama masyarakat, dan mesti segera ditindaklanjuti,” ulasnya.

Direktur KSKK Ditjen PI Kemenag RI itu, mengharapkan, proses administrasi dan perizinan pembangunan MAKN Agam itu bisa segera dilakukan,” kami sarankan diberi nama Madrasah Aliyah Kejuruan Negeri Agam,” sebutnya yang disambut hangat masyarakat yang hadir di hall Muaro Putuih itu.
Disebutkan H.A.Umar, hasil diskusi pihaknya dengan H.A.M.Dt.Bandaro, MAKN Agam itu, sistimnya boarding school, sehingga proses pembinaan dan pengajaran bisa lebih maksimal.
” Kami sangat mendukung, namun seluruhnya ada prosedurnya, kami tunggu usulannya, sampai terbitnya SK pendirian MAKN Agam itu, yang diharapkan direalisasikan dalam waktu yang tidak relatif lama, ” ulasnya serius.
Diharapkannya, untuk tahap awal, sudah ada sarana belajar, asrama untuk boarding school, dan sarana pendukung awal lainnya, sehingga proses pendidikan bisa direalisasikan tahun 2021 mendatang, sesuai mekanisme yang sudah ditetapkan.
HARMEN