Tiku, kaba12 — Dua jenazah pelajar asal Matur yang menjadi korban terjangan ombak di Ujuang Tanjuang, Pantai Pasie Tiku, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, Sabtu, (12/4) yang berhasil ditemukan tim SAR Gabungan Minggu, (13/4) pagi, dilepas khusus Sekab.Agam H.Edi Busti, yang memimpin operasi lanjutan pencarian.
Pelepasan dua jenazah korban terjangan ombak Pantai Tiku itu, diwarnai tangis histeris dan ungkapan duka dari rekan-rekan korban yang sengaja datang dari Matur ke lokasi kejadian untuk membantu proses pencarian termasuk keluarga dan warga Matur, sehingga membuat kompleks Puskesmas Tiku yang jadi lokasi evakuasi untuk penanganan medis penuh sesak oleh ratusan warga.
Kedua jenazah dilepas khusus menggunakan dua armada ambulance masing-masing ambulance Puskesmas Tiku dan ambulance Puskesmas Muaro Putuih, yang langsung bergerak ke rumah duka sekitar pukul 09.45 WIB usai diperiksa tim medis.
“Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan duka mendalam atas musibah yang terjadi. Ini kenyataan dan pengalaman pahit yang harus menjadi catatan kita semua. Kami mendoakan, semoga ketiga korban yang meninggal mendapatkan tempat terbaik disisi Allah,SWT dan keluarga yang ditinggalkan tabah menghadapi cobaan ini, “ungkap H.Edi Busti, yang juga Kepala BPBD Agam itu saat melepas kedua jenazah.
Secara khusus, H.Edi Busti menyampaikan terimakasih atas perhatian dan dukungan bersama,terutama peran aktif seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian, tim SAR Gabungan dari usnur BPBD ,PMI, Tim SAR, Pol Air Polres Agam, jajaran TNI dan seluruh unsur yang terlibat bersama komponen, yang berupaya sejak awal kejadian Sabtu, (12/4) sore, yang berhasil menyelamatkan 13 pelajar saat terseret ombak, namun 1 orang pelajar dinyatakan meninggal.
Upaya pencarian berlanjut Minggu pagi, dan berhasil menemukan 2 korban lainnya di tempat terpisah, dalam kondisi sudah meninggal dunia, “atas nama Bupati, Wakil Bupati Agam dan seluruh jajaran pemerintah daerah, kami menyampaikan terimakasih atas peran aktif dan dukungan seluruh unsur, sehingga anak-anak kita para pelajar asal Matur yangsebelumnya dinyatakan hilang, sudah berhasil ditemukan. Semoga apa yang sudah dilakukan secara maksimal, menjadi ladang amal disisi Allah, “ulas H.Edi Busti.
Sementara dua jenazah yang mengangkut kedua korban pelajar yang tenggelam tersebut, langsung bergerak ke Ambun Pagi,Matur untuk proses pemakaman, di pandam pekuburan keluarga, yang dijadualkan akan ikut dihadapi para pejabat daerah.
Berikut daftar korban Meninggal :
1. Arya Faraz Caswa (16 th) : ditemukan meninggal Sabtu, (12/4).
2. Dani Afriandi (16 th) : ditemukan meninggal Minggu, (13/4)
3. Yordan Ramadhan (16 th) : ditemukan meninggal Minggu, (13/4)
(HARMEN)
