Malalak, kaba12.com — Dampaknya putusnya jembatan di Kayu Tanam, kabupaten Padang Pariaman kemarin berdampak pada makin padatnya ruas jalan Sicincin-Malalak-Balingka, kabupaten Agam.
Ruas jalan yang menjadi jalur alternatif Padang- Bukittinggi atau sebaliknya menjadi rute paling aman dan relatif dekat untuk mencapai dua daerah utama di Sumbar tersebut, selain jalur Bukittinggi- Lubukbasung-Padang atau sebaliknya dan jalur Bukittinggi-Solok- Padang.
Camat Malalak Ricky Eka Putra, pasca ambruknya jembatan Kayu Tanam akibat hujan lebat berkepangan Senin lalu, berdampak makin padatnya ruas jalan di Malalak, karena banyak pengendara yang memanfaatkan jalur sebagai jalan alternatif,terutama siang hari dan jika cuaca cerah.
Diakui Ricky Eka Putra, ruas jalan Malalak, masih cukup labil bahkan rentan terdampak longsor, apalagi jika hujan lebat,” kami sarankan, untuk lebih waspada, apalagi hujan, jiks melintasi jalur Balingka-Malalak atau sebaliknya, ” sebut Camat Malalak itu.
Dampak putusnya jembatan di Kayu Tanam itu, berdampak pada semakin padatnya aktivitas di ruas jalan nasional di Malalak itu, bahkan berimbas positif bagi aktivitas ekonomi masyarakat Malalak.
HARMEN
