Lubukbasung,kaba12 — Dampak penutupan sumber air utama PDAM Tirta Antokan di Silasuang, Nagari Dalko, Kecamatan Tanjung Raya, Jumat, (23/11) sore berdampak pada konsumen di wilayah Lubukbasung.Pasalnya, penutupan total yang dilakukan beberapa warga itu, hanya berselang 1 jam, pasokan air ke rumah penduduk langsung mati, sehingga banyak warga yang mengeluh.
Untung saja, pendekatan dan hasil musyawarah yang dilakukan jajaran pemerintah nagari, camat dan Kapolsek Tanjung Raya, serta tokoh masyarakat setempat, sumber air utama yang menjadi pusat distribusi air minum untuk wilayah Lubukbasung itu bisa kembali di Lubukbasung, walau hingga pukul 22.30 WIB, saluran air ke konsumen PDAM masih belum normal.

Seperti disebutkan, Wirman, warga Padang Baru, Lubukbasung yang mengaku kaget Jumat sore tadi, karena air PDAM tiba-tiba tidak mengalir. Konsumen PDAM Agam itu baru mengetahui adanya aksi penutupan sumber air di Silasuang oleh warga itu setelah membaca pemberitaan di kaba12.

“ Alhamdulillah, malam ini, sumber air sudah kembali dibuka. Mudah-mudahan malam sudah air sudah bisa kembali normal dan diharapkan masalah itu bisa diselesaikan dengan baik oleh pihak terkait, “sebutnya.

Tak hanya ke rumah warga, informasi yang diperoleh kaba12, pasokan air bersih juga dikabarkan sempat terputus ke RSUD Lubukbasung yang sangat membutuhkan air bersih untuk kebutuhan pasien, demikian juga di beberapa lokasi lain.
Seperti diberitakan sebelumnya, warga tidak tuntasnya masalah tuntutan warga terkait dengan pemakaian tanah ulayat kaum untuk sumber air dan saluran pipa induk PDAM yang digunakan selama ini, sekelompok warga sudah menyampaikan aspirasinya pada manajemen PDAM Agam, namun hingga Jumat, (24/11) masih belum direspon, sehingga sebagian warga itu bereaksi dengan menutup sumber air tersebut, namun Jumat malam sudah kembali dibuka.
-HARMEN-
