Dampak Longsor di Lubuak Sao, Kemacetan Panjang Mengular di Dua Titik

Lubukbasung,kaba12 — Kemacetan parah mulai terjadi di wilayah Tanjung Raya, menyusul longsor susulan yang menghantam wilayah Lubuak Sao, Nagari Dalko, Senin, (16/2/2026) sore.

Informasi yang diperoleh kaba12 di lokasi, kemacetan kendaraan terjadi di dua titik, masing-masing dari arah Maninjau dan dari arah Lubukbasung, dimana sepanjang Senin sore, aktivitas warga mengalami peningkatan menyusul persiapan menjelang Ramadhan, termasuk kegiatan warga yang melakukan ziarah kubur.

Sementara hingga Senin sore, pukul 18.30 WIB, proses pembersihan material longsor yang menimbun badan jalan masih belum dilakukan, walau sebelumnya camat Tanjung Raya Al-Hafizd sudah meminta dukungan BPBD Agam untuk segera menurunkan alat bersihan membersihkan material longsor yang menghantam akses utama jalan propinsi ruas Lubukbasung-Bukittinggi tersebut.

“Kita sudah laporkan pasca kejadian, dan diharapkan alat berat bisa segera diturunkan ke lokasi kejadian untuk proses pembersihan material longsor yang menutupi badan jalan, “sebut Al Hafizd kepada kaba12.

Diyakinkan Camat Tanjung Raya itu, alat berat yang sudah siaga tak jauh dari lokasi kejadian akan segera bekerja untuk membersihkan material longsor, karena akses jalan itu, sudah semakin padat oleh kendaraan yang antri baik dari arah Lubukbasung maupun dari arah Maninjau.

Sementara, beberapa pengendara yang tersekat di lokasi menyebabkan, hujan masih mendera kawasan terdampak longsor tersebut, sementara sesuai informasi walinagari Dalko Azino Parman,material longsor yang belum turun dari pinggang bukik masih cukup banyak, sehingga dikuatirkan akan berdampak terhadap upaya pembersihan.

Longsor susulan yang melanda wilayah Lubuak Sao, Nagari Dalko, diinformasikan terjadi sekitar pukul 17.04 WIB, dimana material longsor memenuhi badan jalan propinsi itu, sehingga memutuskan akses transportasi. Rabu pekan lalu, ruas jalan itu juga dihantam longsor yang menyebabkan ruas jalan putus total.

(HARMEN)

0Shares