Dampak Gempa GM 7,3 Berpotensi Tsunami, Warga Tepi Laut Bergerak ke Pebukitan di Tanjung Mutiara

Tiku, kaba12 — Dampak gempa berkekuatan MG 73 yang mengguncang wilayah Sumatera Barat dengan pusat gempa di kawasan kepulauan Mentawai dengan kedalaman 84 km yang terjadi Selasa, (25/4)pukul 03.03 WIB, memicu kekuatiran warga.

Bahkan, informasi yang dihimpun kaba12 dari berbagai sumber, khusus di wilayah kabupaten Agam, khususnya di wilayah tepi panjang di kecamatan Tanjung Mutiara, warga sudah bergerak ke lokasi ketinggian untuk proses evakuasi mengantisipasi dampak potensi tsunami yang dikeluarkan BMKG.

Informasi yang diperoleh kaba12 dari camat Tanjung Mutiara Edo Aipa Pratama menyebutkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan walinagari dan tokoh masyarakat, untuk mengamankan warga yang bermukim di sepanjang tepi panjang.

Disebutkan, sebagaian warga yang bermukim di kawasan tepi pantai, sudah bergerak kelokasi yang lebih tinggi, yang langsung dipantau oleh walinagari, “ kami juga meminta walinagari bersama seluruh unsur Forkopimca di lapangan untuk menenangkan warga, “ jelasnya.

Sementara jajaran BPBD Agam yang dipimpin langsung kepala BPBD Agam Bambang Warsito, Selasa dini hari pasca gempa, sudah bergerak ke wilayah Tanjung Mutiara untuk memantau perkembangan situasi, termasuk menenankan warga.

BPBD Agam juga sudah menurunkan personil ke lapangan untuk mengantisipasi dampak pasca gempa, dengan menurunkan armada khusus, “ kami sudah menyiagakan personil untuk diterjunkan ke lapangan, sejauh ini kami masih memonitor dampak pasca gempa, “ sebut Bambang Warsito.

Bahkan, Bambang Warsito ikut live di TV One untuk melaporkan perkembangan kondisi di wilayah Kabupaten Agam, bersama kepala BMKG dan Kepala BNPB terkait dampak pasca gempa yang berpotensi tsunami tersebut.

Sementara informasi yang diperoleh kaba12, dampak guncangan gempa yang sangat kuat, membuat mayoritas warga di berbagai daerah panik. Informasi yang diperoleh, warga dikawasan Aia Bangih, Pasaman, warga Mentawai, sudah bergerak ke lokasi yang lebih tinggi, menyusul infromasi potensi tsunami yang dikeluarkan BMKG.

HARMEN

0Shares