Maninjau,kaba12 — Akses jalan Maninjau-Matur, hingga Selasa, (2/12), masih terputus pasca hantaman bencana longsor dan pohon tumbang yang terjadi di berbagai titik di ruas jalan kelok 44.
Selain banyaknya pohon tumbang, titik terparah terjadi di kelok 7 dan kelok 8, ruas jalan kelok 44, dimana badan jalan terban, akibat longsor di tebing terjang ruas jalan tersebut.
Kerusakan terparah terjadi di ruas jalan kelok 9 dan kelok 10, yang hingga kini masih belum bisa diatasi, karena dibutuhkan penanganan yang lebih teknis dan membutuhkan waktu.

Seperti dijelaskan Kadinas PU Agam Ofrizon, pihaknya bersama unsur terkait dalam penanganan dampak bencana, yang membenarkan ruas jalan kelok 44 masih belum dilewati kendaraan, karena masih ada beberapa titik yang harus ditangani lebih tekhnis dan cukup berat.
Saat ini,pihaknya masih berupaya mencari dukungan alat berat, untuk penanganan berdampak dampak bencana yang terjadi di berbagai kecamatan di Kabupaten Agam, termasuk di kawasan Tanjung Raya, Matur, Palembayan, Malalak, IV Koto, Palupuah dan kecamatan lain.
“Kita berupaya maksimal, menuntaskan segera, karena akses jalan merupakan prioritas, “tegasnya.

Dampak masih belum bisa dilewatinya jalur kelok 44, membuat akses utama masih terkendala, termasuk pasokan bantuan dari wilayah Utara Sumatera Barat, baik dari Bukittinggi, Payakumbuh,Tanah Datar dan dari lain, masih mengambil jalan melalui Simpang Patai Palupuah, melewati jalur jalan Malampah, Pasaman. HARMEN.-
