Dampak Banjir Bandang Sungai Rangeh, BNPB Bantu Pemulihan Rp. 250 Juta

Bayua, kaba12 — Dampak banjir bandang di Jorong Sungai Rangeh, Nagari Bayua, kecamatan Tanjung Raya mendapat perhatian serius dari BNPB RI.

Secara khusus BNPB mengirim tim untuk meninjau lokasi terdampak bencana banjir bandang yang cukup parah di wilayah tersebut.

Bahkan saat ini, puluhan warga yang rumahnya rusak diterjang banjir bandang dan longsor masih menungsi di dua lokasi, masing- masing di kantor walinagari Bayua dan gedung sekolah dasar.

Sementara wujud perhatian dan dukungan BNPB dalam upaya penanganan pasca bencana gempa yang ditangani BPBD Agam, Selasa, (12/12) tim BNPB juga menyerahkan bantuan pemulihan pasca bencana Rp.250 juta.

Bantuan Rp. 250 juta diserahkan tim BNPB dipimpin, Kolonel Santosa Tenaga Ahli BNPB, Kombes
Pol. Deden Tenaga Ahli BNPB, Yustam Syahril, MH Kasubdit Pemulihan Sarana BNPB, dan dua staf Edwar Steven dan Martautan yang diterima Bupati Agam Dr. Andriwarman didampingi kepala BPBD Agam Bambang Warsito, di mess Pemkab. Agam Belakang Balok, Bukittinggi, Selasa, (12/12).

Secara khusus Bupati Agam Dr. Andri warman menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas perhatian dan dukungan BNPB terhadap musibah yang melanda warganya di Sungai Rangeh, Nagari Bayua.

Diyakinkan Bupati, pihaknya akan berupaya maksimal bersama stakeholder terkait untuk segera melakukan Langkah-langkah pemulihan pasca bencana.

Hal serupa disebutkan Bambang Warsito, kepala BPBD Agam dukungan bantuan pemulihan pasca bencana banjir bandang di Sungai Rangeh, Nagari Bayua , merupakan tindak lanjut laporan yang disampaikan pada BNPB terkait dengan bencana yang terjadi.

Bambang Warsito mengaku sangat bersyukur atas dukungan dan bantuan pemulihan yang disalurkan BNPB karena sangat dibutuhkan untuk penanganan pasca bencana yang merusak banyak sarana dan rumah penduduk di wilayah tersebut.

Terkait penanganan yang dilakukan tim gabungan penanggulangan bencana Agam, saat ini pihaknya masih melakukan pembersihan di berbagai sarana yang terdampak, terutama rumah-rumah penduduk, sarana jalan dan infrastruktur lainnya.

” Kita upayakan penanganan pasca bencana banjir bandang di Sungai Rangeh bisa segera tuntas, walau saat ini tim dihadapkan pada situasi sulit, karena curah hujan masih tunggi, sehingga potensi banjir masih tinggi. Kami sangat berterimakasih atas perhatian dan dukungan dari BNPB, ” ujarnya.

(HARMEN)

0Shares