Malalak, kaba12.com — Diduga dampak hujan lebat yang terjadi beberapa waktu belakangan, dam pengaman kompleks puskesmas pembantu Jalan Bantiang, Nagari Malalak Barat, kecamatan Malalak terban, Senin,(23/8) sore tadi.
Bahkan, akibat dam pengaman yang ambruk dibawa longsor, bangunan pustu Jalan Bantiang tersebut terancam ambruk, bahkan bangunan pustu terlihat sudah mulai miring akibat tergoyang kikisan tanah yang longsor disisi kanan kompleks pustu.
Terbamnya dam pengaman kompleks pustu Jalan Bantiang itu, menjadi topic penting yang dibahas warga melalui media sosial, pasalnya jika tidak dilakukan langkah pengamanan segera, dikuatirkan bangunan pustu itu akan ikut ambruk dibawa tanah longsor.
Walau belum mendapat laporan resmi dari kepala pustu Jalan Bantiang, namun kejadian itu dibenarkan Camat Malalak Ricky Eka Putra yang mendapat laporan dari masyarakat terkait dengan adanya musibah tersebut.
Disebutkan, tim kecamatan Malalak tengah melakukan investigasi terkait dengan terbannya dam pengaman di kompleks Pustu Jalan Bantiang tersebut, yang diharapkannya, Senin malam ini sudah diperoleh data resmi terkait dengan musibah tersebut.
“ Tim kecamatan tengah berada di lapangan untuk mencari detail data terbaik dengan musibah tersebut, kami akan sampaikan informasinya segera, “sebut Ricky Eka Putra lagi.
Diakui Camat Malalak itu, dampak curah hujan yang tinggi di wilayahnya, kerap memicu beragam musibah, terutama tanah longsor. Yang rutin justru menimpa jalur jalan propinsi ruas Sicincin-Malalak-Balingka, yang saat ini, setiap malam harus ditutup, untuk menghindari dampak terhadap pengguna jalan.
HARMEN
