Tilatang Kamang, kaba12.com — Camat Tilatang Kamang Ade Harlien launching objek wisata Bonto Royo Tilatang Kamang, Minggu,(28/10).
Lounching objek wisata alam itu semakin menambah potensi yang dimiliki kecamatan Tilatang Kamang yang diyakini akan berimbas positif bagi kesejahteraan masyarakat setempat.
Seremoni lounching itu digelar di aula objek wisata Bonto Royo itu dihadiri
wali nagari Koto Tangah, Wali nagari Kapau, tokoh masyarakat yang mantan walikota Bukittinggi, H. Djufri, namun tidak terlihat perwakilan Disparpora Agam walau lounching itu sepenuhnya untuk mendorong pengembangan pariwisata di kabupaten Agam .
Obyek wisata Banto Royo yang memiliki luas 6 hektar berada di jorong Kaluang Tapi, nagari Koto Tangah,kecamatan Tilatang Kamang.
Menurut Andi Sahrandi, putra Kapau, inisiator pengembangan objek wisata Banto Royo dalam sambutannya mengungkap terimakasih kepada pemilik lahan yang telah meminjamkan lahan tersebut selama 20 tahun.
Lahan tersebut digunakan untuk tempat wisata, tempat bermain dan tempat berjualan yang menjunjung syariat Islam.
Ditambahkan, hasil pengelolaan lahan tersebut akan dimanfaatkan untuk operasioanal Masjid Nurul Ittihad, kegiatan remaja masjid, kegiatan majelis taklim, Kerapatan Adat Jorong, kelompok belajar Bidasari, pengelolaan taman bermain, pemeliaharaan peralatan dan kebutuhan lain yang sepenuhnya diproyeksikan untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
Sementara camat Tilatang Kamang Ade Harlien, dalam sambutannya, memberi apresiasi khusus pada H.Andi Sahrandi, perantau Kapau, yang telah menginisiasi munculnya obyek wisata Banto Royo, yang diyakini akan menjadi salah satu objek wisata yang diminati masyarakat.
Ditambahkan Ade Harlien, keberadaan obyek wisata Banto Royo itu diharapkan lebih meningkat ekonomi kreatif masyarakat, karena hal itu sasaran penting dalam berbagai program yang dikembangkan.
Disebutkan Ade Harlien, obyek wisata Banto Royo diharapkan bisa menjadi brand atau icon kecamatan Tilatang Kamang bahkan kabupaten Agam, seiring program pengembangan beragam potensi alam khususnya pariwisata yang gencar dilakukan Pemkab.Agam saat ini.
” Kami berharap, keberadaan objek wisata Bonto Royo bisa menjadi andalan peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dengan tetap berpegang pada prinsip Agam Madani,” ulas camat Tilatang Kamang itu lagi.
Lounching objek wisata Bonto Royo ditandai dengan pembukaan selubung nama objek wisata dan acara syukuran bersama seluruh undangan yang hadir dalam acara tersebut.
HARMEN
