Galapuang, kaba12.com — Bupati Agam Dr.H.Indracatri didampingi Kadinas Pertanian Agam Arief Restu dan camat Tanjung Raya Handria Asmi, tinjau lokasi longsor di Banda Kalumpang Jorong Galapuang, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Sabtu,(25/4).
Longsor yang terjadi Jumat,(24/4) malam akibat hujan lebat yang mendera wilayah itu sejak siangmya, menyebabkan ruas jalan salingka danau Maninjau itu sempat terputus ditimbun material lumpur dan batu-batu besar.
Namun, jalur jalan itu sudah bisa kembali diakses Sabtu dini hari, setelah personil gabungan menggelar goro bersama membersihkan material longsor secara manual.

Informasi yang diperoleh dari Khasman Zaini, Kabag.Protokol-Komunikasi Pimpinan Sekab. Agam, peninjauan lokasi longsor yang menyebabkan tersekatnya akses jalan jalur salingka danau Maninjau oleh bupati Agam bersama rombongan itu, terutama untuk memastikan penyelesaian dampak pasca bencana yang dilakukan tim gabungan Jumat tadi malam.
Dalam kunjungan ke lokasi bencana tersebut, Bupati Agam Dr.Indracatri memberi apresiasi camat bersama seluruh unsur tim gabungan penanggulangan bencana kabupaten Agam yang langsung bergerak di lapangan untuk membersihkan material longsor dari jalan, sehingga ruas jalan tersebut sudah bisa kembali dilewati dengan normal.

Musibah longsor yang terjadi di Banda Kalumpung, jorong Galapuang itu, berada sekitar 1 km dari lokasi bencana longsor akhir tahun lalu tu, membawa material longsor membawa material pohon dan batu-batu besar sehingga menutupi akses jalan sepanjang 30 meter dengan ketinggian 20-50 cm, yang langsung ditangani bersama,sehingga ruas jalan bisa kembali normal.
“ Gerak cepat aparatur Pemkab.Agam, apalagi dalam bidang penanggulangan bencana sangat kami apresiasi. Terimakasih, kami salut akan hal itu, dan teruskan melakukan hal serupa karena banyak tugas mulia menanti kita, “ sebut Indracatri di lokasi longsor.
HARMEN
