Lubukbasung, kaba12.com — Bupati Agam Dr.Andri Warman, ungkap duka mendalam menyusul musibah gempa yang terjadi Jumat,(25/2) dengan episenter di Talamau, kabupaten Pasaman Barat. Bahkan, bupati langsung mengintruksikan unsur terkait di Pemkab.Agam untuk turun langsung ke lokasi terdampak bencana untuk membantu penanganan.
Dampak 2 kali guncangan gempa berkekuatan 6,1 MMI, cukup parah melanda wilayah Pasaman Barat dan Kabupaten Pasaman, yang menyebabkan 3 warga meninggal, 10 luka berat, 50 luka ringan dan ribuan warga diungsikan ke lokasi aman.
Guncangan yang cukup kuat yang terjadi berulang Jumat pagi itu, juga berdampak terhadap masyarakat di kabupaten Agam, dengan data sementara 2 korban luka-luka, 1 bayi di Salareh Aia, Palembayan dan 1 siswa di Lubukbasung, termasuk beberapa rumah dan kantor rusak.
Kepada kaba12.com Bupati Agam Andri Warman melalui Kasman Zaini, Kabag.Protokol-Komunikasi Pimpinan (Pro-KP) Sekab.Agam, menyatakan keprihatinan dan duka mendalam menyusul musibah gempa yang terjadi, bahkan menyebabkan ada korban yang meninggal dan luka-luka, termasuk kerusakan yang cukup parah di beberapa kecamatan.
Disebutkan, atas nama Pemkab.Agam dan seluruh masyarakat kabupaten Agam, Bupati Andri Warman mengungkap berbelasungkawa atas musibah yang terjadi, dan diharapkan seluruh elemen masyarakat baik di Pasaman Barat maupun di Pasaman, segera bangkit, bergerak bersama membantu korban terdampak.

Bahkan, sebagai wujud ungkapan duka mendalam, dan ikut merasakan dampak musibah yang terjadi, Pemkab.Agam, ikut membantu mengirimkan tim reaksi cepat dari BPBD sebanyak 2 tim Damkar Agam sebanyak 2 tim dan 1 tim BAZNAS Agam Tanggap Bencana yang akan membantu penanganan darurat pasca bencana di beberapa lokasi.
“ Tim Reaksi Cepat Pemkab.Agam sudah bergerak ke lokasi, untuk membantu penanganan darurat pasca bencana di beberapa lokasi dan berkoordinasi dengan BPBD Pasaman Barat dan kabupaten Pasaman, “ sebutnya.

Informasi yang diperoleh kaba12.com, Bupati Agam Andri Warman, memberi perhatian besar terhadap penanganan dampak pasca bencana di dua daerah tersebut, bahkan disebutkan Bupati Agam itu sudah berkomunikasi secara langsung dengan Bupati Pasaman dan Bupati Pasaman untuk menyampaikan ungkapan duka dan siap mendukung proses penanganan.
Sementara dampak pasca bencana dengan episenter di Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, dari informasi awal yang diperoleh di Pasaman beberapa kecamatan terdampak cukup parah, terutama di Talamau, Kinali dan beberapa kecamatan lain,sementara di kabupaten Pasaman, kecamatan terparah dilaporkan terjadi di Malampah dan Tigo Nagari.

Update data sementara yang diperoleh kaba12.com, dampak musibah gempa yang terjadi Jumat pagi itu, menyebutkan tercatat sudah 3 orang warga yang meninggal dunia, 10 orang luka berat, 50 orang luka ringan, setidaknya 100 rumah rusak berat, 300 rumah rusak ringan, 5.000 warga mengungsi di 35 titik pengungsian.
HARMEN
