Lubukbasung,kaba12 — Bupati Agam H.Beni Warlis tetapkan status Kejadian Luar Biasa ( KLB) kasus keracunan di wilayah Lubukbasung, menyusul semakin banyaknya korban berjatuhan akibat mengkonsumsi nasi goreng hasil olahan dapur SPPG Kampuang Tangah, Rabu, (1/10).
Status KLB itu diberlakukan, sampai seluruh korban terdampak keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) itu betul-betul pulih dan diperbolehkan pulang dari rumah sakit.
Penetapan status KLB untuk Lubukbasung itu, ditegaskan Bupati Agam H. Beni Warlis, usai memimpin rapat darurat bersama unsur Forkopimda Agam,jajaran terkait di Pemkab.Agam, bersama unsur RSUD Lubukbasung, tim BPBD Agam, dan unsur terkait lain, membahas kejadian keracunan akibat mengkonsumsi nasi goreng produk olahan dapur SPPG Kampuang Tangah, Rabu.
Dijelaskan Bupati Agam, status KLB dampak kejadian keracunan akibat mengkonsumsi makanan produk olahan dapur SPPG Kampuang Tangah itu, ditetapkan menyikapi perkembangan situasi di lapangan, terutama sejak Rabu sore, jumlah warga terdampak keracunan akibat makanan tersebut.
Bahkan, dengan mata berkaca-kaca Beni Warlis karena mengaku berduka melihat kondisi para korban, yang menjalani perawatan di RSUD Lubukbasung itu meyakinkan, sesuai ketentuan yang berlaku, status KLB diberlakukan untuk penanganan dampak keracunan tersebut, dimana seluruh hal ditangani khusus oleh pemerintah daerah,tidak hanya langkah-langkah darurat, biaya pengobatan warga terdampak, serta langkah-langkah penanganan darurat lain sesuai ketentuan yang berlaku.

Disebutkan, saat ini tercatat sebanyak 54 orang korban terdampak, yang menjalani perawatan di 4 lokasi masing-masing di Puskesmas Manggopoh,RSUD Lubukbasung,RSIA Rizky Bunda dan Puskesmas Lubukbasung, “kita akan terus memantau perkembangannya. Mudah-mudahan, korban tidak lagi bertambah, “tegas Beni Warlis.
Secara khusus, Bupati Agam itu menegaskan, pihaknya sudah menginstruksikan seluruh jajaran Pemkab.Agam untuk bersiaga, dan melakukan langkah-langkah penanganan terkait musibah yang terjadi,”kita akan berupaya maksimal mengatasi masalah yang terjadi, dan upaya penanganan serta antisipasi terhadap hal-hal yang bisa memicu peningkatan jumlah korban secara medis, “tegasnya.

Bahkan, Bupati Beni Warlis menegaskan, pihaknya sudah menginstruksikan langkah-langkah penanganan lebih lanjut untuk mengatasi masalah yang terjadi.
Usai menggelar rapat darurat di RSUD Lubukbasung, Bupati Agam kembali menggelar rapat khusus dengan jajaran Pemkab.Agam, yang lanjut meninjau kondisi para korban terdampak keracunan di Puskesmas Manggopoh.
(HARMEN)



