Bupati Agam Minta Peran Semua Pihak, Laporkan Jika Ada Kekerasan Pada Perempuan dan Anak

Lubukbasung,kaba12 — Bupati Agam minta semua pihak berperan dalam mengawasi dan membangun peduli terhadap perempuan dan anak. Bahkan, masyarakat diminta untuk segera melaporkan jika terjadi kekerasan terhadap perempuan dan anak pada pihak berwajib.

Hal itu ditegaskan Bupati Agam melalui Sekab.Agam H.Edi Busti saat membuka Gerakan Bersama Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Lubukbasung, Selasa (12/9).

Disebutkan, pihaknya menilai selama ini banyak kejadian yang tidak dilaporkan, sehingga korban tidak mendapatkan hak perlindungan yang layak atas tindakan yang dialami.

Ditambahkan Edi Busti, ada dua persoalan terkait tingginya angka tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak, terutama ketidakpahaman masyarakat bagaimana cara melapor dan takut untuk melaporkan kejadian yang dialaminya.

Terkait kondisi itu, Sekab.Agam itu menghimbau seluruh elemen yang ada dalam masyarakat untuk berperan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya perlindungan hukum terhadap perempuan dan anak agar terhindar dari tindak kekerasan dan bentuk lainnya.

“ Dulu kekerasan terhadap perempuan dan anak dalam rumah tangga adalah hal biasa, tapi saat ini akan menjadi masalah,karena menyangkut tindak pidana yang diatur UU, “ tegasnya.

Disebutkan, perempuan dan anak itu harus dijaga dalam keluarga, sehingga tidak terjadi tindakan kekerasan karena, kekerasan terhadap anak dan perempuan tidak hanya terjadi dalam rumah tangga saja, melainkan juga akibat lingkungannya.

Dia berharap masyarakat juga memperhatikan pergaulan anak-anaknya, supaya tidak terjerumus ke dalam lingkungan tidak baik, “korban kekerasan lingkungan berdampak buruk pada masa depan anak, bahkan jadi faktor terjadinya LGBT. Ini harus kita atasi bersama,” harapnya.

Sekab.Agam itu mengapresiasi Dinas Dalduk-KB- PP- PA Agam, yang menggelar gerakan bersama tersebut, karena sangat penting untuk membangun pemahaman bersama dan menambah wawasan tentang arti penting mengawasi dan berperan dalam mengantisipasi tindak kekerasan terhadap anak dan perempuan di kabupaten Agam.

Gerakan Bersama Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak serta Tindak Pidana Perdagangan Orang yang diikuti 120 peserta berasal dari berbagai OPD Pemkab.Agam,para camat dan wali nagari itu menghadiri berbagai narasumber diantaranya Psikolog dari Klinik Phsycho Medica Bukittinggi, Polres Agam dan Forum Anak Agam.

-HARMEN-

0Shares