Lubuk Basung, KABA12 — Bupati Agam mengisi tausyiah dalam kegiatan Muhasabah dan Refleksi Tahun Baru yang digelar Pemerintah Kabupaten Agam di Masjid Agung Nurul Falah Lubuk Basung, Rabu malam (31/12), sebagai ajakan kepada masyarakat untuk bangkit dari bencana dan memperkuat keimanan.
Dalam tausyiahnya, Bupati Agam menyampaikan bahwa musibah bencana yang melanda Kabupaten Agam merupakan ujian sekaligus pengingat bagi seluruh pihak untuk meningkatkan keimanan, kesabaran, dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

Ia mengajak masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru sebagai titik awal memperbaiki diri, memperkuat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam proses pemulihan pascabencana yang masih berlangsung.
Menurut Bupati, kekuatan spiritual memiliki peran penting dalam membangun ketangguhan mental masyarakat, khususnya bagi warga yang terdampak langsung oleh bencana. Dengan memperbanyak doa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, masyarakat diharapkan mampu melewati masa sulit dengan lebih kuat.

Bupati Agam juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penanganan bencana, mulai dari aparat TNI, Polri, Basarnas, relawan, hingga masyarakat yang menunjukkan kepedulian dan solidaritas.

Kegiatan tausyiah tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian muhasabah akhir tahun, yang diharapkan tidak hanya menjadi refleksi spiritual, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan kebangkitan Kabupaten Agam ke depan.
(TAUFIQ)