Lubukbasung,kaba12 — Bupati Agam Dr.Andri Warman ingatkan warga yang berada di sepanjang kawasan kaki Gunung Marapi untuk menjauhi bantaran sungai jika kondisi cuaca berpotensi hujan. Pasalnya, sesuai prakiraan BMKG, potensi hujan dan banjir susulan masih akan terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Untuk menindaklanjuti peringatan kewaspadaan dini dan mitigasi bencana itu, Bupati Agam sudah menginstruksikan seluruh jajaran Pemkab.Agam sampai ke tingkat pemerintah nagari untuk mengingatkan hal itu pada masyarakat, khususnya yang beraktivitas di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi, khususnya yang tersebar di 5 kecamatan masing-masing Kecamatan Canduang, Sungaipua, Ampek Angkek, Banuhampu, Baso dan kawasan lain.

Disebutkan Dr.Andri Warman, saat ini selain proses penanganan darurat bencana, baik pencarian korban yang masih belum ditemukan, penanganan warga yang mengungsi, proses pembersihan material banjir bandang dan tahapan darurat lain, upaya mitigasi bencana secara maksimal harus terus dilakukan.

Pasalnya, wilayah kawasan Gunung Marapi, masih berpotensi terjadi cuaca ekstrem dengan curah hujan yang cukup tinggi, sehingga dikuatirkan akan kembali memicu banjir besar di sepanjang aliran sungai yang saat ini terdampak, “langkah-langkah antisipasi dini harus terus kita lakukan, ditengah upaya penanganan dampak yang saat ini semakin gencar dilakukan, “ tegas Dr.Andri Warman.

Diyakinkan, Pemkab.Agam yang didukung berbagai pihak, berupaya maksimal mengantasi dampak banjir bandang di kabupaten Agam. Namun diharapkan, peran dan dukungan masyarakat akan menjadi penentu, terutama untuk mengurangi risiko bencana termasuk dalam proses penanganan saat ini, “ kami minta dukungan masyarakat untuk saling menginagatkan, pentingnya kewaspadaan jika hujan di kawasan Marapi, sejauh menjauh dari bantaran sungai. Kewaspadaan kunci keselamatan, “ tegas Dr.Andri Warman lagi.
(HARMEN)
