Bukittinggi KABA12.com — Sebanyak 13 orang atlet Special Olympics Indonesia (SOIna) Kota Bukittinggi, mengikuti kejuaraan daerah (Kejurda) SOIna ke –VIII tahun 2018 tingkat Provinsi Sumbar di Padang. Kegiatan tersebut berlangsung dari Senin (12/03) hingga Kamis (15/03) mendatang.
Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Bukittinggi, Tasman mengatakan, Kejurda SOIna tingkat Provinsi Sumbar diikuti oleh atlet-atlet penyandang disabilitas dari pengurus cabang (Pencab) SOIna kabupaten/kota di Sumbar. Untuk Bukittinggi, Pengcab Soina mengutus 13 atlet yang akan mengikuti pertandingan empat cabang olahraga (cabor) untuk kategori putra dan putri.
Adapun empat cabor yang diikuti itu yakni Atletik, Bulu Tangkis, Tenis Meja dan Boce dengan lokasi pertandingan yang berbeda. Untuk lokasi pertandingan cabor atletik dan boce dilaksanakan di Gor H. Agus Salim, cabor Tenis Meja di Gedung KONI, dan cabor Bulu Tangkis di Sport Centre Gunung Pangilun.
“Atlet disabilitas yang diutus untuk mengikuti kejurda ini, sebelumnya telah mengikuti seleksi SOIna tingkat Kota Bukittinggi yang diselenggarakan oleh Pengurus SOIna Bukittinggi yang bekerjasama dengan Disparpora di Sport Hall Atas Ngarai. Seleksi diikuti oleh 71 orang atlit dari 7 Sekolah Luar Biasa (SLB) yang ada di Bukittinggi,” jelasnya.
Tujuh SLB itu yakni SLB 1 Bukittinggi, SLB Al Ikhlas, SLB Al Azhar, SLB YPPA, SLB Permata Bunda, SLB Karakter Mandiri dan SLB Restu Ibu. Selama seleksi, atlet penyandang disabilitas mengikuti empat cabang olahraga yakni tenis meja, bulu tangkis, atletik dan bocce.
Sementara itu, Ketua SOIna kota Bukittinggi, Dedi Fatria mengatakan, selama mengikuti Kejurda di Padang, atlit didampingi oleh tujuh orang pelatih dan empat orang dari Bidang Pemuda dan Olahraga. Kejurda ini dilaksanakan sebagi ajang kompetisi antar kabupaten/kota dan juga sebagai ajang seleksi atlet atlet SOIna dari Kabupaten/kota untuk mengikuti kejuaraan Soina tingkat nasional pada Juli nanti di Pekanbaru.
“Pengurus Soina Bukittinggi berharap atlet yang diutus tersebut bisa memberikan yang terbaik untuk Bukittinggi dengan mendulang prestasi pada empat cabor yang dipertandingkan dalam Kejurda. Kita sangat berharap atlit SOIna Bukittingi bisa mewakili Sumbar pada Soina tingkat nasional di Pekanbaru nantinya,” ujarnya.
Pengurus SOIna berharap dukungan dan pembinaan berkesinambungan dari Pemko dan pihak terkait lainnya untuk penyandang Disabilitas di kota ini.
“Soina merupakan organisasi yang memberdayakan anak-anak Tuna Grahita melalui pelatihan dan kompetensi olahraga. Kita berharap atlet Soina Bukittinggi bisa memberikan prestasi yang terbaik untuk Bukittinggi dalam berbagai kegiatan,” jelas Dedi Fatria.
(Ophik)
