Kaba Pemko Bukittinggi

Bukittinggi Raih Penghargaan Kota Peduli Hak Asasi Manusia

Surakarta, KABA12.com — Dalam rangka Hari Hak Azazi Manusia Sedunia ke-69 tahun 2017 yang bertemakan “Kerjasama Peduli Hak Asasi Manusia untuk Indonesia Maju Sejahera” kota Bukittinggi dianugerahi penghargaan Nasional oleh pemerintah melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sebagai Kota Peduli Hak Asasi Manusia (HAM).

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H Laoly kepada Walikota Bukittinggi di Hotel The Sunan Jalan Ahmad Yani No.40 Solo, Surakarta, Jawa Tengah, Minggu (10/12) dan disaksikan langsung Presiden RI Joko Widodo.

“Alhamdulilla, Bukittinggi kembali meraih penghargaan Nasional, penghargaan ini menjadi kado terindah dihari Jadi Kota Bukittinggi ke-233. Diterimanya penghargaan ini merupakan pengakuan pemerintah atas berbagai upaya dan kerja keras yang telah kita lakukan bersama dalam pemenuhan hak – hak dasar masyarakat,” ujar Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias.

Ramlan berharap, penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi untuk kota Bukittinggi. Sehingga para aparatur senantiasa meningkatkan pelayanan.

“Penghargaan ini patut dijadikan motivasi untuk terus memberikan pelayanan dan perlindungan yang baik kepada masyarakat, apresiasi dari pemerintah pusat diharapkan menjadi penyemangat untuk bekerja lebih baik lagi,” tambahnya.

Isra Yonza, Kabag Hukum dan Ham Setdako Bukittinggi, menjelaskan, Bukittinggi pertama kali meraih penghargaan sebagai Kota Peduli Hak Asasi Manusia ini. Dengan diperolehnya penghargaan Peduli HAM ini berarti Bukittinggi telah memenuhi indikator kebutuhan dasar masyarakat dan meningkatkan pelayanan publik.

Kriteria tersebut diantaranya adalah pemenuhan hak atas kesehatan, hak pendidikan, hak perempuan dan anak dan sebagainya. HAM tidaklah selalu indentik dengan pelanggaran atau permasalahan, tetapi HAM disini dalam konteks pemerintah daerah membangun daerahnya menjadi layak dijadikan sebagai tempat hidup.

“Peduli HAM berarti memenuhi kebutuhan – kebutuhan dasar masyarakat dan meningkatkan pelayanan publik,” pungkasnya.

(Ophik)

To Top