Bukittinggi Peringati Haornas ke- 35

Bukittinggi, KABA12.com — Pemerintah kota Bukittinggi peringati Hari Olahraga Nasional ke 35, dengan upacara bendera.

Kegiatan yang diikuti oleh ASN dan perwakilan siswa dan Walikota Bukittinggi berrtindak sebagai pembina upacara itu di halaman Balaikota, Senin (10/09).

Dalam kesempatan itu, Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, membacakan sambutan menteri pemuda dan olah raga, Imam Nahrawi yang mengatakan, dalam tahun olahraga ini, Indonesia mendapat kado istimewa dengan suksesnya penyelenggaraan Asian Games dan juga sukses prestasi.

Dalam mencapai prestasi tersebut, tentu tidak muncul secara tiba-tiba. Prestasi lahir karena dipersiapkan secara matang dan sistematik serta dukungan semua pihak disertai doa dari seluruh masyarakat Indonesia.

“Tahun ini pula kita semakin kuatkan olahraga rekreasi dan olahraga pendidikan sebagai fondasi menuju pembangunan olahraga yang lebih utuh termasuk di dalamnya membangun prestasi, karena tidak akan ada prestasi kalau tidak ada partisipasi,” ujarnya.

Dalam konteks pembangunan olahraga, sesuai Intruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dan juga ditindaklanjuti dengan Peraturan Menteri Nomor 18 Tahun 2017 tentang Gerakan Ayo Olahraga, pemerintah mengajak seluruh lapisan maayarakat untuk laksanakan gerakan olahraga secara masif dan meluas. Olahraga harus menjadi kebutuhan hidup dan menjadi gaya hidup.

Permasalahan terbesar saat ini yakni derajat kebugaran masyarakat Indonesia yang masih rendah (dibawah 18%). Maka dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dan Gerakan Ayo Olahraga diharapkan akan menjawab permasalahan tersebut. Dengan kesegaran jasmani yang bagus, dengan kesehatan yang bagus maka akan memudahkan lahirnya bibit-bibit yang berpotensi menuju pentas dunia di masa selanjutnya.

Tema besar HAORNAS Tahun 2018 ini adalah “Ayo Olahraga, Bangun Indonesia”.

Tema ini mengandung makna bahwa kita mengajak untuk berolahraga. Dengan berolahraga kita akan turut berpartisipasi membangun Indonesia secara keseluruhan yakni membangun jiwa yang sehat, membangun badan yang kuat. Pembangunan didalam olahraga adalah tidak hanya jasmani, tetapi juga rohani. Dengan sehat rohani kita berarti telah mendukung kebijakan presiden tentang revolusi mental.

Setelah upacara, Walikota Bukittinggi menyerahkan penghargaan untuk atlit, pelatih, juri/ wasit, dan pemerhati olah raga dalam rangka memperingati Hari Olah Raga NAsional ke 35 tahun 2018 di Kota Bukittinggi.

Seperti Rina Sukma Ningrum, atlet Paralayang pada Asian Games lalu, Frengki Jeri Putra Wasit Tenis Lapanagn Asian Games, Drs. Isrizal Pelatih Bola Basket Regional, Hendra Hendarmin Pelatih Paralayang Regional, M. Nur Idris, SH , Pembina Marching Band Berprestasi Gita Jam Gadang dan H. Devrinaldo, SE Pemerhati Olah Raga di semua cabang olah raga, serta sejumlah penghargaan lainnya, termasuk pemenang invitasi bola basket Walikota cup 2018.

(Ophik)

0Shares