Bukittinggi Fashion Look 2017 Meriahkan HJK ke-233

Bukittinggi, KABA12.com — Memeriahkan peringatan Hari Jadi Kota Bukittinggi ke-233 tahun 2017 Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bukittinggi berkolaborasi dengan Vee House Production akan gelar Bukittingi Fashion Look 2017 pada tanggal 6- 8 Oktober 2017.

Kegiatan tersebut akan dipusatkan di Balai Sidang Bung Hatta Bukittinggi dengan tema It’s Minangkabau Now.

Alvy Oktrisni yang juga owner dari Vee House production dan pernah sukses menggelar Bukittinggi Fashion Deligh tahun lalu, kali ini akan menggelar Bukittinggi Fashion Look dengan tema It’s Minangkabau Now yang menekankan kepada gambaran Minangkabau kekinian.

“Bukittinggi Fashion Look 2017 merupakan refleksi kebanggaan serta kecintaan warga terhadap kotanya, tema yang diangkat It’s Minangkabau Now akan memberikan gambaran Minangkabau yang kekinian dan hal ini merupakan cita – cita besar untuk menjadikan Bukittinggi sebagai cluster fashion dan siap menjadi Kiblat Fashion Muslim Indonesia tahun 2020, sehingga Bukittinggi dapat menjadi destinasi wisata fashion di Indoenisa,” sebutnya.

Alvy menambahkan bahwa profesi desainer saat ini makin digemari oleh kawula muda dan memiliki prospek yang cukup menjanjikan, hal ini terlihat dengan banyaknya  dari generasi muda yang telah mendaftar sebagai peserta Workshop Fashion Design serta Muslin Fashion Design Competition (MFDC 2017).

Ketua Dekranasda Bukittinggi, Yesi Ramlan menjelaskan Bukittinggi Fashion Look 2017 menjadi salah satu kegiatan dalam rangka memeriahkan HJK ke 233. Acara pendukung diantaranya Festival Bordir Kerancang  yang akan melibatkan 500 orang peserta berasal dari KUB bordir kerancang dan kelompok bordir lainnya yang akan dilaksanakan pada tanggal 6 Oktober 2017 bertempat di taman pedestrian Jam Gadang.

Kemudian dihari yang sama siangnya pukul 14.00 sampai pukul 16.00 WIB di jalan Sudirman akan digelar event Bukittinggi Fashion Fiesta on The Street (BFF) dengan rute star depan lapangan kantin dan finish simpang stasiun.

“Peserta diperkirakan 1.000 orang yang akan diikuti oleh siswa/siswi SLTA, TP PKK Kelurahan dan komunitas yang ada di kelurahan serta kelompok komunitas binaan SKPD dengan syarat jenis pakaian disesuaikan dengan standar BFF dan pendaftaran bagi yang akan ikut ditutup tanggal 2 Oktober 2017,” jelasnya.

Event ini menjadi suatu upaya menjadikan Bukittinggi sebagai kiblat fashion muslim dan mengangkat industri fashion muslim agar bisa menjadi industri kreatif yang produknya bisa dinikmati oleh semua kalangan.

“Konsep event ini adalah membahagiakan masyarakat, karena banyaknya masyarakat yang ingin menampilkan hasil karyanya dan inilah ajangnya, disamping itu juga sebagai evaluasi terhadap apa yang telah dilakukan melalui pelatihan – pelatihan selama ini,” tambah Yessi.

Pada Bukittinggi Fashion Look tahun ini disamping Fashion Designer Show serta Muslim dan Basiba Fashion Show Competition juga akan digelar Talk Show dengan mengangkat tema Memunculkan Spirit Fashion Enterpreneurship Baru dengan narasumber Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Ketua Dekranasda Kota Buittinggi serta Sari Lenggogeni, P.HD dari Universitas Andalas Padang.

(Ophik)

0Shares