Kamang Magek, kaba12.com — Kabupaten Agam diakui sangat kaya akan potensi wisata. Saat ini bermunculan destinasi wisata baru di berbagai kecamatan yang menunggu sentuhan tangan-tangan kreatif.
Seperti halnya objek wisata Bukik Baka destinasi wisata baru di kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam
Meski baru dibuka beberapa bulan terakhir, namun jumlah kunjungan wisatawan justru semakin besar, apalagi saat libur lebaran tahun ini.
Dibuktikan, data yang diperoleh menyebutkan pengunjung yang mendatangi kawasan wisata itu mencapai 3.000- 3.500 orang per hari dalam suasana hari raya Idul Fitri 1439 hijriah.
Seperti disebutkan camat Kamang Magek Harmezi seperti dikutip amc.news.co.id, objek wisata di Jorong Guguak Rang Pisang, Nagari Kamang Hilia, Kecamatan Kamang Magek ini, memiliki keunikan dan keistimewaan tersendiri.
Selain letaknya di ketinggian yang baru, pemandangan yang memukau, dan suasana sangat sejak dari. Objek wisata itu, jelas Harmezi, baru dibuka tiga bulan lalu, namun karena keunikan dan keunggulan view nya, justru menjadi objek wisata tersendiri bagi para pengunjung.
Bahkan, pengunjung yang datang Bukik Baka, berasal dari berbagai daerah baik di Sumbar maupun luar Sumbar, apalagi saat libur lebaran tahun ini,” kawasan wisata ini, bakal jadi andalan di Kamang Magek,” sebut Harmezi optimis.
Ditambahkan, wisatawan yangberkunjung ke objek wisata itu tidak dipungut biaya, baik untuk biaya masuk maupun parkir.
“Para pengunjung cukup mengeluarkan uang untuk sumbangan kebersihan lokasi yang jumlahnya tidak ditentukan, sukarela saja, ” ulasnya.
Diakui Harmezi, dampak hadirnya destinasi wisata baru di Kamang Magek itu, memberi dampak positif bagi masyarakat.
“Dengan ramainya pengunjung, pergerakan ekonomi masyarakat meningkat signifikan, bahkan omset pedagang makanan bisa mencapai Rp.2 juta hingga Rp.2,5 juta per hari, karena di lokasi itu masyarakat hanya berjalan makanan,” jelasnya.
Kondisi ini jauh berbeda dibanding hari-hari biasa omset pedagang makanan hanya sekitar Rp.400.000 hingga Rp500.000 per hari, dan pengunjung rata-rata 300 sampai 400 per hari.
Camat Kamang Magek itu, memprediksi sampai hari Minggu Lisa, pengunjung masih akan ramai berdatangan ke lokasi wisata tersebut.
Pasalnya selain menghadirkan objek wisata alami nan indah, pengelola mulai menyediakan sarana yang bisa dinikmati pengunjung.
Wisatawan juga bisa “barakik” di kolam yang ada di kawasan tersebut, satu kali naik rakik, wisatawan cukup membayar Rp.5 ribu saja.
Untuk pengelola rakik (sampan) dipercayakan kepada anak-anak di sekitar wisata sebanyak 15 orang, sehari mereka bisa berpenghasilan sebesar Rp.100 ribu.
Menurut Harmezi, yang menarik di Bukik Baka ini adalah batu cadas di dinding tebing dekat kolam yang berbentuk lukisan plural yang menjadi nilai jual wisata itu, karena wisatawan bisa berfoto ria di lokasi wisata.
Tidak hanya itu, posisi objek wisata Bukik Baka yang berada di ketinggian, wisatawan bisa meikmati fenomena alam yang indah, bahkan Kota Bukittinggi tampak jelas dari puncak Bukik Baka tersebut
Lebih lanjut Harmezi menyebutkan, untuk saat ini kawasan wisata di Kecamatan Kamang Magek adalah Bukik Baka. “Saya jamin, pengunjung akan puas menikmati keindahan alam Bukik Baka, view nya, luar biasa, silahkan datang, anda tidak akan kecewa,” ulas Harmezi berpromosi.
(Jaswit)
