Kaba Terkini

BTB Agam Sisir Lokasi Gempa, Korban Bencana Butuh Bantuan 

Pasaman, kaba12.com — Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) kabupaten Agam yang terjun ke lokasi terdampak bencana di 2 daerah masing-masing Pasaman Barat dan Pasaman, langsung berjibaku bersama tim gabungan dari berbagai unsur membantu warga yang terdampak.

BTB Agam yang menurunkan 7 personil, dibagi 2 tim masing-masing di Pasaman Barat Dodi Mulya Putra, Supriadi, Gustiar dan Muhammad Idral, sementara di daerah Pasaman, difokuskan di Malampah masing-masing Imam Patrayani, Ade Saputra dan Heru Andika Putra.

Di dua lokasi tersebut, tim BTB Agam, menyaksikan kondisi memprihatinkan yang dialami warga, tidak hanya banyak rumah yang porak poranda diguncang gempa, tapi juga ikut mengevakuasi korban yang meninggal dunia.

Kondisi saat ini, warga korban terdampak bencana gempa itu, sangat membutuhkan tenda, air bersih, MCK, makanan siap saji, selimut dan kebutuhan dasar lain, karena kondisi yang masih sulit, apalagi hujan deras sejak Jumat sore melanda kedua wilayah itu.

Menurut Dody Mulya Putra, komandan BTB Agam, pihaknya langsung bergerak ke lokasi kejadian Jumat kemarin dan mendirikan posko khusus di dua lokasi tersebut. Dari data awal, pihaknya sudah mendeteksi wilayah terdampak gempa, baik di kabupaten Pasaman, masing-masing di kecamatan Lubuksikaping, kecamatan Tigo Nagari, kecamatan Bonjol dan kecamatan Simpati.

“ Sungai tertimbun longsor di Nagari Malampah, kecamatan Tigo Nagari, Pasaman, untuk antisipasi banjir bandang, warga terpaksa diungsikan, “sebut Dody.

Komandan BTB Agam itu menjelaskan, hingga Sabtu dini hari tadi, tercatat 8 warga yang meninggal dunia masing-masing di daerah Pasaman 4 ornag, mengunggsi 1000 orang. Sementara di Pasaman Barat, wilayah terdampak di Kinali, Simpang Ampek, Bukit Lintang, Talamau.

Di daerah Pasaman Barat tercatat sebanyak 4 orang warga meninggal, luka ringan 50 orang, luka berat 10 orang dan mengungsi sebanyak 5.000 jiwa, “ Sabtu ini kami kembali menyisir lokasi tersebut, mohon dukungan bantuan untuk tenda pengungsian, terpal, air bersih, selimut, sumber penerangan dan makanan siap saji, “ungkap Dody Mulya Putra lagi.

HARMEN

To Top