BKKBN Sumbar Sebut Kesadaran Masyarakat Agam Ikut KB Tinggi

Lubukbasung, kaba12.com — Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Barat menilai kesadaran masyarakat Kabupaten Agam mengikuti program keluarga berencana (KB) sudah tinggi. Dimana target pencapaian pengguna KB saat ini di Agam sudah tercapai 68 persen.

“Kesadaran masyarakat di Agam sudah tinggi untuk ikut KB. Namun yang paling penting adalah program ini harus di jaga terus dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masing- masing pasangan,” kata Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar, Ir Hj Etna Estelita kepada wartawan usai sosialiasi program Bangga Kencana di halaman Kantor Camat Lubukbasung, Sabtu (14/11).

Menurutnya, tingginya capaian program KB ini tidak terlepas dari peran serta para kader yang aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat atau pasangan di lapangan. Seperti menjemput bola dengan mengantarkan alat kontrasepsi dan pil KB kepada pasangan yang membutuhkan.

“Artinya keaktifan masyarakat terhadap program KB sudah cukup. Kita berharap hal ini terus ditingkatkan untuk kedepannya,” ujar mantan Kepala Perwakilan BKKBN Bangka Belitung ini.

Terkait dengan sosialisasi program Bangga Kencana yang dilakukan, Etna Estelita menyebutkan, bahwasanya kegiatan ini merupakan kerjasama BKKBN dengan Komisi IX DPR RI. Dimana kegiatan ini bertujuan  mempromosikan program pembangunan keluarga kependudukan berencana (Bangga Kencana) oleh anggota DPR RI dan BKKBN kepada masyarakat.

“Jadi, setiap tahun kita selalu bermitra dengan Komisi IX DPR RI untuk mempromosikan semua program-program BKKBN sesuai agenda yang ada,” ulasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dalduk KB PP PA) Kabupaten Agam, Erniwati menyampaikan terimakasih kepada BKKBN Sumbar anggota DPR RI Komisi IX Ade Rezki Pratama yang telah melakukan sosialisasi program Bangga Kencana keempat kalinya.

Disebutkan, tujuan dilaksanakan sosialisasi ini untuk memberikan penjelasan tentang program KB kepada pasangan usia subur.

“Saat ini ada 58 kampung KB yang tersebar di Kabupaten Agam. Nah, tentu kita berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut untuk kedepannya, sehingga bisa memberikan tambahan kampung KB yang ada di Agam,” jelasnya.

(Bryan)

0Shares