Besok, Minang Geopark Run 2026 Digelar

Bukittinggi, KABA12 — Pemerintah Kota Bukittinggi bersama tim pelaksana, kembali gelar Minang Geopark Run tahun 2026. Para pelari akan kembali menjajal rute menarik se putaran Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam, untuk kategori 21 kilometer (21k), 10 kilometer (10k) dan 5 kilometer (5k).

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengapresiasi pelaksana Minang Geopark Run (MGR) yang konsisten melaksanakan event ini, berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bukittinggi. Sehingga pada tahun 2026 ini, dapat kembali melaksanakan MGR ke 7 di Kota Perjuangan.

“Kita hidup dengan tamu, tanpa tamu, ekonomi kita kurang bergerak. Untuk itu, program 1001 event terus kita realisasikan, salah satunya dengan event olahraga. Setiap tahun, Pemko Bukittinggi melaksanakan dua kali event olahraga lari. Pertama, Jam Gadang Fun Run akan dilaksanakan setiap bulan Juni, sesuai ulang tahun Jam Gadang dan Minang Geopark. Dengan MGR ini, tentu akan berdampak pada ekonomi warga. Salah satu upaya kita, melaksanakan proses penyerahan race number di Kawasan Pasa Ateh, sehingga para pedagang kita juga merasakan dampaknya,” ungkap Ramlan, saat Jumpa Pers di Lantai 4 Pasar Atas, Sabtu (31/10).

Wako juga menyampaikan, pada tahun ini, ada beberapa ruas jalan yang sedang diperbaiki, namun tetap bisa dilewati oleh para pelari.

“Selamat datang para pelari. Kami minta maaf pada pengunjung dan pelari, agak terganggu perjalanannya, karena ada sekitar 600 meter jalan yang sedang diganti dengan conblok. Sehingga konsep Kota Pedestrian dapat dilaksanakan secara maksimal untuk menghadirkan kota yang aman dan nyaman,” tambahnya.

Bupati Agam, diwakili Sekdakab, M. Luthfi, menyampaikan, MGR ini merupakan kegiatan positif yang masif. Kegiatan ini akan berdampak positif pada masyarakat Bukittinggi dan Agam.

“Kita merasakan pasca bencana, terjadi penurunan tingkat kunjungan. Pemerintah daerah, tentu akan berupaya untuk kembali menggairahkan pariwisata Bukittinggi dan Agam, salah satunya dengan event MGR ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Founder Minang Geopark Run, Yv Tri Saputra, didampingi Ketua Pelaksana, Ihsan, menyampaikan, Sumbar memiliki 8 kawasan geopark. Sehingga untuk lebih mengenalkan kawasan wisata di Sumbar ini, dilaksanakan event olahraga yang dapat dinikmati masyarakat banyak.

“Untuk itu, kita laksanakan Minang Geopark Run untuk menyalurkan hobi lari, sekaligus mengenalkan objek wisata di Sumbar dan kawasan Geopark Nasional dan misi utamanya adalah tanggung jawab sosial untuk membantu daerah,” ujarnya.

Mengusu tema “Alek Gadang Pelari”, Minang Geopark Run 2026, diikuti 3800 peserta. Terdiri dari 1950 peserta 5k, 1000 peserta 10k dan 850 peserta 21k.

“Ada sedikit perubahan dari tahun tahun sebelumnya. Diantaranya, track yang dilalui lebih mengeksplore lokasi pariwisata Bukittinggi dan Agam. Kemudian, Setiap peserta nanti diberikan kopi Bukik Apik, yang menjadi salah satu kuliner khas Bukittinggi,” ujarnya.

(Ophik)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan bahwa Anda manusia: 5   +   2   =