Bukittinggi, KABA12.- Kota Bukittinggi kembali menjadi tuan rumah Minang Geopark Run Series 2026. Sebanyak 3.800 pelari dari berbagai daerah, bahkan Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, jajal track geopark nasional Ngarai Sianok-Maninjau, yang dimulai dari kawasan Jam Gadang, Minggu (01/11).
Minang Geopark Run 2026 diikuti sebanyak 3.800 peserta yang terbagi dalam tiga kategori, yakni 1.950 peserta kategori 5K, 1.050 peserta kategori 10K dan 800 peserta kategori 21K.
Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, menyampaikan, apresiasi dan dukungannya terhadap penyelenggaraan Minang Geopark Run.
Kegiatan ini dinilai menjadi salah satu upaya positif dalam mempromosikan potensi wisata daerah melalui olahraga.
Ia juga berharap kegiatan tersebut terus berlanjut dan semakin berkembang sehingga mampu menarik lebih banyak peserta dari berbagai daerah.
“Ini pertama kali saya hadir dan bergabung dalam Minang Geopark Run. Sudah lama ingin bergabung,Alhamdulillah akhirnya kesampaian. Suasananya memang berbeda, sejuk dan indah,penyelenggaraanya rapi dan semoga finish strong,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, Minang Geopark ini diharapkan terus berlanjut dan dikembangkan karena memberikan dampak terhadap sektor pariwisata serta perekonomian masyarakat Bukittinggi. Dari sekitar 3.800 pelari yang mengikuti kegiatan ini, 70 % disntaranya berasal dari luar Sumatra Barat. Kondisi tersebut turut mendorong tingkat hunian hotel serta aktivitas UMKM, mulai dari kuliner hingga belanja.
“Melalui kegiatan ini, kita juga ingin memperkenalkan Bukittinggi sebagai Kota Perjuangan, sekaligus mengenalkan sejarah dan budaya yang kita miliki. Kita tidak semata-mata mengejar prestasi, tetapi bagaimana kegiatan ini dapat mempromosikan pariwisata dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, termasuk UMKM kita yang jumlahnya lebih dari 10.000,” ujarnya.
Wako juga menyampaikan rencana penyelenggaraan kembali Jam Gadang Fun Run pada Juni tahun depan sebagai bagian dari program 1.001 Event Pemko Bukittinggi. Berbagai kegiatan olahraga dan pariwisata diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan serta memperkenalkan sejarah dan budaya Kota Bukittinggi, sehingga semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu tujuan wisata di Sumatra Barat.
(Ophik)
