Besok, Kepala BNPB ke Sumbar Pantau Penanganan Pasca Gempa

Lubukbasung, kaba12.com — Dijadualkan Sabtu,(26/2) kepala BNPB Letjen.TNI Suharyanto, didampingi Faja Setiawan, Deputi 3 BNPB, Zaherman Muabezi Deputi 5 BNPB, Hj.Lisma Hendrajoni, Anggota Komisi VIII DPR RI, Dody Ruswandi, Widyaswara BNPB, Budi Irawan Koorspri Kepala BNPB, dan personil lainnya akan mendatangi wilayah terdampak gempa berkekuatan 6,1 MMI di Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat.

Dijadualkan, rombongan kepala BNPB akan melakukan kunjungan dan pemantauan sekaligus memimpin operasi penanganan pasca bencana gempa di dua daerah itu, selama 2 hari Sabtu-Minggu, (26-28/2), dimana hari pertama akan fokus di kabupaten Pasaman dan hari kedua di kabupaten Pasaman Barat.

Informasi yang diperoleh kaba12.com dari Bambang Warsito, Kepala UPT BNPB Regional Sumatera, menyebutkan kunjungan kepala BNPB ke lokasi bencana di dua daerah itu, untuk memastikan sistim dan langkah penanganan pasca bencana gempa di dua garis tersebut.

Dijelaskan, kepala BNPB bersama para pimpinan lainnya akan langsung memandu rapat koordinasi penanganan pasca gempa di kabupaten Pasaman, sekaligus memantau upaya penanganan yang dilakukan di lapangan Sabtu, (26/2).

Sementara Minggu, (27/2), rombongan kepala BNPB Letjen.TNI Suharyanto, akan melakukan hal itu, menggelar rakor penanganan pasca bencana di kabupaten Pasaman Barat berlanjut dengan peninjauan lapangan, “ beliau ingin memastikan upaya dan langkah penanganan sudah berjalan dengan baik, “sebut Bambang Warsito.

Disebutkan, untuk upaya penanganan di dua daerah tersebut, sesuai instruksi kepala BNPB Jumat, (25/2) siang, langkah-langkah penanganan di lapangan sudah dilakukan oleh tim gabungan yang dikoordinir BPBD di dua daerah, bahkan tim pendukung dari daerah lain, sudah berdatangan ke kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat untuk membantu penanganan pasca bencana.

Sementara informasi yang diperoleh kaba12.com, menyikapi dampak bencana gempa yang terjadi, bupati Pasaman dan Pasaman Barat, sudah memberlakukan masa tanggap darurat, agar penanganan pasca bencana gempa bisa lebih optimal di kedua daerah tersebut.

HARMEN

0Shares