BAZNAS Agam Sukses Kelola Dana Umat Raih Predikat Wajar Dari Akuntan Publik

Lubukbasung, kaba12.com — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Agam sukses dalam mengelola dana umat dan dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan masyarakat yang berhak dan membutuhkan dukungan dalam melanjutkan kegiatan kehidupannya.

Sukses BAZNAS Agam dibuktikan dalam 2 tahun berturut-turut untuk tahun buku 2018 dan 2019, pengelola zakat di kabupaten Agam itu meraih predikat wajar dari kantor akuntan public Armanda & Enita.

Menjawab kaba12,com, ketua BAZNAS Agam H.Eldi Zein, didampingi Wakil Ketua III Abdul Azis, dan Dodi Mulya Putra, Eva Afriza Bidang Keuangan dan staf Amil Pelaksana BAZNAS Agam, pihaknya berupaya maksimal menjalankan amanah yang diberikan dalam mengelola zakat, infak dan sekedar (ZIS) umat dari berbagai sumber, memprioritaskan pengelolaan administrasi yang professional.

Seperti halnya, ulas Eldi Zein, pengelolaan ZIS tahun 2019, dengan total penerimaan dari muzakki yang mencapai Rp.9.266.379.816, dengan rincian dari zakat mal perorangan Rp.9.261.013.566 dan zakat fitrah Rp.5.366.250.

Dari total itu, dijelaskan dana yang berasal dari infak-sedekah, masing-masing infak /sedekah terikat (muqayyadah) mencapai Rp.107.567.200, infak/sedekah tidak terikat mencapai Rp.38.417.800, dan penerimaan lain Rp.15.650.000, dengan total Rp.161.635.000.

Sumber pendapatan ZIS lainnya, dari penerimaan dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) mencapai Rp.156.108.000, penerimaan lainnya dari PT.AMP Rp.7,5 juta, Bank Nagari Rp.5 juta, Bank Muamalat Bukittinggi Rp.1,5 juta, PT.Mutiara Agam Rp.1 juta, BPJS Ketenaga-Kerjaan Rp.500.000 dan BPRS IV Angkek Canduang Rp.150.000, dengan total penerimaan Rp.15.650.000.-

Ditambahkan, untuk penyaluran dana zakat, BAZNAS Agam sengaja membuat beberapa paket program penyaluran sesuai dengan program daerah masing-masing untuk program Agam Cerdas (pendidikan) mencapai Rp.3.562.200.000, program Agam Peduli (kegiatan sosial-kebencanaan) Rp.3.170.276.250, Agam Makmur (bantuan ekonomi) Rp.1.439.515.000, kemudian untuk program Agam Sehat (bidang kesehatan) jumlah penyaluran mencapai Rp.643.859.000 dan program Agam Taqwa (keagamaan) mencapai Rp.241.030.000, dengan total penyaluran zakat per 31 Desember 2019 mencapai Rp.9.056.880.000.-

Dari total penyaluran zakat itu, berdasarkan asnaf masing-masing untuk kelompok miskin Rp.7.306.982.250, fakir Rp.975.500.000, gharimin Rp.465.488.000, untuk kelompok muallaf Rp.16.500.000 dan ibnu sabil Rp.3.130.000, total Rp.9.056.880.000.-

Sementara dari pendataan pembukaan lainnya, BAZNAS Agam mencatatkan asset lancar Rp. 655.255.633, dan asset tetap Rp.37.264.583, dengan total assel mencapai Rp.692.521.216. Selain itu, kewajiban tetap dan dana, masing-masing titipan BAZNAS Rp.165 juta, dana zakat Rp.198.192.868, dana infak/sekedah Rp.187.859.816, dana amil Rp.117.800.470, dan non halal Rp.23.668.064, dengan total kewajiban dan dana Rp.692.521.216, “ seluruhnya sudah diperiksan melalui akuntan publik dan Alhamdulillah, predikatnya wajar, “sebut Eldi Zein.

Diyakinkan, pihaknya bersama seluruh pengurus BAZNAS Agam, akan berupaya maksimal sesuai amanah yang diemban, menjalankan tugas dan tanggungjawab menyalurkan zakat, infak dan sedekah yang diamanahkan pada BAZNAS Agam untuk seluruh pihak yang berhasil menerimanya, sesuai asnaf.

Eksistensi BAZNAS Agam sendiri, terlihat tidak hanya dalam pengelolaan dan penyaluran ZIS masyarakat, tapi juga dalam berbagai aksi sosial dan kebencanaan yang terjadi di kabupaten Agam baik membantu berbagai musibah yang terjadi bahkan ada tim khusus BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) termasuk membantu memutus rantai penyebaran virus corona baik melalui penyaluran bantuan pokok maupun aksi langsung di lapangan.

HARMEN

0Shares