Lubukbasung, kaba12.com — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Agam, salurkan zakat Rp. 1,1 miliyar lebih kepada 757 mahasiswa dari keluarga kurang mampu warga kabupaten Agam untuk membantu biaya pendidikan.
Zakat dari Baznas Agam itu diserahkan secara simbolis oleh Bupati Agam, H. Indra Catri Dt Malako Nan Putiah, didampingi Wakil Bupati Agam, H. Trinda Farhan Satria Dt Tumangguang Putiah, Ketua Baznas Agam, Eldi Zein, disela wirid korpri, di masjid Agung Nurul Fallah, Padang Baru, Lubukbasung, Jum’at (20/7).
Bupati Agam dalam sambutannya menyebutkan, beasiswa untuk 757 mahasiswa berasal dari keluarga kurang mampu tersebut diharapkan zakat yang diterima dipergunakan untuk kelangsungan pendidikan di perguruan tinggi, baik di daerah Sumbar maupun luar luar propinsi.
Disebutkan, saat ini sebagai mustahik namun diharapkan 10 atau 20 tahun kedepan bisa menjadi muzaki yang akan “mambangkik batang tarandam” di Agam.
“Tidak hanya itu, bisa saja mereka menjadi guru dan menyekolahkan anak kita nantinya. Untuk itu, diharapkan kepada mahasiswa agar lebih giat belajar, terus berjuang untuk menuju masa depan yang Lebih baik,” ujarnya.
Bupati Agam Indracatri juga berterimakasih kepada amil zakat sudah mengelola zakat dengan baik, dan penyalurannya merujuk kepada delapan asnaf sesuai yang diajarkan agama Islam.
” Kepada para muzaki yang sudah mempercayakan Baznas mengelola zakatnya, kami atas nama masyarakat Kabupaten Agam mengucapkan banyak terimakasih, semoga zakat yang diberikan menjadi amalan sales Disisi Allah SWT, “ulas H. Indracatri.
Sedang Ketua Baznas Agam, H. Eldi Zein menjelaskan, penerima zakat untuk mahasiswa baru tercatat sebanyak 298 orang dan mahasiswa lama 459 orang.
Mahasiswa baru dalam Sumbar sebanyak 231 orang, masing-masing menerima zakat Rp. 2 juta, luar Sumbar 28 orang masing-masing Rp. 2,5 juta dan luar Sumatera 39 orang masing-masing menerima Rp. 3 juta.
Sedang untuk mahasiswa lama baik dalam Sumbar, luar Sumbar dan luar Sumatera 459 masing-masing menerima Rp. 1 juta. jumlah zakat yang disalurkan untuk seluruh mahasiswa kurang mampu asal kabupaten Agam itu mencapai Rp. 1,1 miliar lebih.
“Mudah-mudahan melalui zakat yang disalurkan, mereka dapat melanjutkan pendidikan dan mampu meringankan beban orang tua,” ujar Eldi Zein.
Penyerahan zakat berupa beasiswa untuk para mahasiswa kurang mampu asal kabupaten Agam itu mendapat apresiasi banyak kalangan, pasalnya zakat yang diberikan sangat membantu kegiatan pendidikan saat ini
(Harmen)
