Lubukbasung,kaba12 — Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu ) Kabupaten Agam gelar rapat koordinasi (rakor) penyelesaian sengketa pemilu 2024, Jumat, (29/9) di Hotel Nuansa Maninjau, Ambun Pagi, Matur.
Rakor diikuti oleh 17 partai politik peserta Pemilu, Polres Agam, Kodim 0304/Agam, Diskominfo dan Badan Kesbangpol serta Panwaslu Kecamatan se Kabupaten Agam itu menghadirkan narasumber Komisioner Bawaslu Sumbar Vifner SH MH C Med, mantan Komisioner Bawaslu Kabupaten Agam Hendra Susilo SP, dan Muhammad Fauzan Azim Akedemisi UIN Imam Bonjol Sumatera Barat.
Menurut Yuli Zamra, S,Sos, Kepala Sekretariat Bawaslu Agam, rakor penyelesaian sengketa pemilu yang digelar untuk memaksimalkan kesiapan Bawaslu untuk merealisasikan pelaksanaan pemilu yang aman, damai tanpa sengketa dan berkualitas.

“Semua partai politik yang terlibat dalam pemilu kita harapkan paham dengan langkah- langkah penyelesaian sengketa yang terjadi dalam pemilu dalam rangka menjalankan pemilu damai tanpa ada sengketa.” katanya.
Ketua Bawaslu Kabupaten Agam Suhendra, Pemilu merupakan sarana demokrasi rakyat untuk memilih wakil dan pemimpin yang akan menjalankan estafet kepemimpinan dari daerah hingga nasional sekaligus mencontohkan bahwa Pemilu dengan lomba lari yang mungkin akan terjadi gesekan – gesekan yang dialami oleh peserta yang perlu diselesaikan.

Sementara Kepala Divisi Penanganan dan Pelanggaran Bawaslu Sumbar Vifner SH MH C Med dalam keterangannya salah satu menyampaikan isu-isu strategis yang perlu mendapatkan perhatian dalam penyelenggaraan pemilu 2024.
” Ada 4 isu yang harus mendapat perhatian kita bersama dalam rangkaian pelaksanaan pemilu tahun 2024 yaitu netralitas penyelenggara pemilu dan ASN, polarisasi masyarakat, mitigasi dampak penggunaan medsos serta pemenuhan hak memilih dan dipilih, “ ujarnya.
-HARMEN-
