Sitalang, kaba12.com — Banjir besar yang memenuhi aliran sungai Batang Sitalang, Nagari Sitalang, kecamatan Ampek Nagari, Minggu, (21/6) malam sudah mulai surut. 5 warga yang sebelumnya terkurung di seberang sungai akibat luapan banjir, sudah berhasil dievakuasi tim gabungan ke perkampungan penduduk.
Hingga malam ini, tim gabungan masih siaga di lokasi kejadian untuk mengantisipasi dampak banjir akibat luapan aliran sungai Batang Sitalang, akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah itu sejak Minggu tadi sore.
Informasi yang diperoleh kaba12.com Rahman,S,Ip, MM, Asisten I Sekab.Agam, tim gabungan penanggulangan bencana kabupaten Agam sudah berada di lokasi kejadian untuk penanganan lebih lanjut, khususnya dampak yang terpicu akibat luapan sungai tersebut.
Dijelaskan, luapan sungai Batang Sitalang akibat intensitas hujan yang sangat tinggi sepanjang Minggu kembali memicu banjir, bahkan jembatan darurat yang sebelumnya sudah dibangun, kembali dihanyutkan banjir besar, termasuk 5 warga terkurung di Pulau Kampuang Baru, Jorong Kampuang Melayu, Nagari Sitalang, Kecamatan Ampek Nagari.

Dijelaskan Rahman, sesuai data dari tim di lapangan, 5 warga yang sebelumnya terkurung akibat luapan aliran sungai tersebut, sudah berhasil dievakuasi , masing-masing Irdawati(40), Yona(45), Mursal,(30), Yoga,(13) dan Bujang Aciak,(60).
“ Saat ini di lokasi musibah, hujan sudah reda, saat warga yang sebelumnya terkurung di pulang tersebut, sudah bisa dievakuasi dan sudah kembali ke rumah masing-masing, “ sebutnya.
Sementara, jembatan darurat yang sebelumnya dibangun akibat jembatan permanen yang dibangun Pemkab.Agam, hancur diterjang banjir bandang beberapa bulan lalu, justru kembali dihanyutkan banjir akibat kembalimeluapnya aliran sungai Batang Sitalang Minggu sore tadi.
HARMEN
