Bukittinggi, KABA12.com — Kamar yang berada di Toko Baut Jujur di Jl. Soekarno Hatta, Simpang Garegeh, Mandiangin Koto Selayan, Bukittinggi yang tertimpa tebing terban, terpaksa dirobohkan untuk mempermudah pembersihan.
Hal itu dikatakan Kalaksa BPBD kota Bukittinggi Musmulyadi pada KABA12.com, Sabtu (09/09) malam di lokasi kejadian.
“Material lebih 800 meter kubik, dari terbannya tebing setinggi 4-5 meter, menimpa kamar Rul Masri (57) pemilik Toko Baut Jujur, untuk mempermudah pembersihannya, langkah yang dilakukan dengan cara merobohkan bangunan yang terkena longsor, seluas 24 meter,” katanya.
Longsor yang menimpa rumah warga di kelurahan Garegeh kota Bukittinggi itu terjadi pukul 20.30 WIB setelah hujan lebat yang mengguyur kota wisata itu sejak Sabtu (09/09) siang.
Baca Juga : Longsor Hantam Toko Baut Jujur Garegeh Bukittinggi
Akibat dari kejadian tersebut, dua rumah warga, Ernita (42) pemilik Foto Copy Zilfia, dan Rul Masri (57) pemilik Toko Baut Jujur terdampak longsoran tebing terban itu.
Pantauan KABA12.com di TKP, sejumlah alat berat seperti eskavator diturunkan untuk mengupauakan pembersihan. Tim BPBD, Dinas PU, Lurah, bersama masyakat setempat bahu-membahu membersihkan tumpukan material.
Tidak hanya itu, Walikota Bukittinggi, M Ramlan Nurmatias juga tampak ikut datang ke lokasi kejadian untuk memantau kondisi yang diakibatkan longsor tersebut.
Walikota mengimbau warga kota yang tinggal di dekat tebing, untuk dapat men-dam dinding tebing antisipasi tanah terban.
“Bangunan yang terkena longsor itu memang harus dibongkar, karena menghambat proses pembersihan. Kita juga minta kepada warga yang tinggal di dekat tebing lainnya untuk men-dam tebing, sebagai antisipasi kejadian longsor atau tebing terban lagi,” ujarnya.
(Ikhwan)
