Lubukbasung, KABA12.com — Selain menurunkan 100 personil polisi untuk pengamanan tradisi “Balimau”, Polres juga bekerjasama dengan semua elemen masyarakat dan pemerintah kabupaten setempat dalam hal ini Satpol PP Damkat, Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan TNI.
Hal itu dilakukan agar berbagai gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di tempat-tempat balimau yang ada di wilayah itu dapat diantisipasi sejak dini.
Seperti yang disampaikan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Wahyu Bestari, yang menghimbau pengunjung tidak mandi di Pantai Pasia Tiku, karena gelombang cukup besar.
Dengan kondisi itu maka gelombang bisa menyeret warga yang sedang mandi di pantai itu.
“Kita mengerahkan personil BPBD beserta perahu di lokasi untuk membantu pengunjung yang tenggelam,” katanya.
(Virgo/*)
