Antisipasi DBD, Dinkes Agam Minta Warga Waspada

Lubukbasung, kaba12.com — Masyarakat kabupaten Agam diminta waspada terhadap potensi ancaman penyakit demam bersarah (DBD) pasca musim penghujan di kabupaten Agam.

Walaubelum ditemukan tanda tanda adanya kasus DBD, namun kewaspadaan masyarakat harus terus ditingkatkan.
Hal itu ditegaskan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit(P2P) Dinas Kesehatan Agam, dr. H. Hendri Rusdian,M,Kes di Lubukbasung, Kamis (8/3).

Disebutkan Hendri Rusdian, potensi DPD saat ini tidak hanya berada di daerah perkotaan, tapi juga menyebar di seluruh kecamatan sehingga masyarakat harus waspada.

Terkait kasus DBD saat ini, Kabid. P2P Dinkes Agam itu menegaskan, belum ada laporan masuk dari puskesmas, “kami belum menerima laporan dari puskesmas ,” tegasnya.

Sesuai data yang ada, Hendri Rusdian menjelaskan,selama Januari 2018 kasus DBD di kabupaten Agam tercatat sebanyak 27 kasus, namun dari Februari hingga awal Maret ini, belum ada laporan terakait kasus DBD.

Jika dibandingkan dari tahun sebelumnya, bulan Februari hingga Maret 2017, tercatat 123 kasus.

Disisi lain, saat ini kasus DBD di 16 kecamatan di kabupaten Agam merata. Sebelumnya hanya terjadi di 3 kecamatan kasus DBD tersebut seperti Kecamatan Lubukbasung, Ampek Nagari, dan Tanjung Raya.

Mengantisipasi berkembangnya DBS, Hendri Rusdian menghimbau masyarakat waspada dengan menjaga lingkungan, menimbun kaleng bekas, membersihkan dan menutup bak penampungan air,” ini langkah antisipasi utama penyebaran nyamuk aides aygeptu, penyebab DBD, ” tegas Kabid. P2P Dinkes Agam itu lagi.

(Harmen)

0Shares