Anggota DPRD Agam Prihatin, Pencurian Kulit Manis Terus Terjadi di Malalak

Malalak, kaba12 — Anggota DPRD Agam yang juga tokoh masyarakat Malalak Erdinal Dt.Marajo mengaku prihatin, menyusul masih maraknya aksi pencurian hasil perkebunan kulit manis di wilayah itu. Bahkan, aksi pencurian yang dilakukan beberapa waktu belakangan justru sudah semakin berani.

Erdinal Dt.Marajo mengaku banyak mendapat laporan dan keluhan dari masyarakat, khususnya petani kebun kulit manis yang sangat dirugikan dengan maraknya aksi pencurian tersebut.

Untuk mengantisipasi aksi serupa, pihaknya banyak sudah melakukan serangkaian pembahasan dengan unsur terkait untuk mencari solusi, agar kasus serupa bisa ditekan dan para pelaku diberi sangsi sesuai aturan hukum yang berlaku.

Bahkan, maraknya kasus pencurian hasil kebun kulit manis itu, diungkap Jorong Bukik Malanca, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak di hadapan Tim Safari Ramadhan (TSR) Kabupaten Agam Jumat pekan lalu di Mesjid Nurul Iman, Bukik Malanca.

Disebutkan Erdinal Dt.Marajo, aksi para pencuri hasil kebun ini kerap dilancarkan pada malam hari sehingga tidak bisa terpantau oleh masyarakat, modusnya, dengan memanen langsung kayu manis saat sedang berdiri di areal perkebunan warga, pada tengah malam jadi sulit terpantau.

Anggota DPRD Agam dari fraksi Partai Gerindra itu berharap, kasus itu bisa menjadi salah satu perhatian khusus jajaran Forkopimda Malalak, Forkopimda Agam dan unsur terkait lain, karena bagi masyarakat Malalak, kulit manis merupakan potensi utama ekonomi, yang selama ini menjadi andalan bahkan kebanggaan masyarakat.

HARMEN

0Shares