Lubukbasung,kaba12 — Bupati Agam Dr.Andri Warman titipkan program pengembangan mutu sumber daya manusia (SDM) yang dilandasi ABS-SBK yang tengah dilaksanakan Pemkab.Agam sejak beberapa tahun terakhir pada Bupati Agam terpilih H.Beny Warlis.
Dr.Andri Warman yang sebelumnya berkompetisi dalam Pilkada Agam lalu, namun H.Beny Warlis lebih unggul dalam perolehan suara itu, sengaja menyampaikan harapan agar berbagai program yang sudah dirilis selama ini, bisa dievaluasi dan dilanjutkan oleh pemimpin pemerintahan kabupaten Agam di periode 2025-2030 mendatang.
Pasalnya, tidak hanya kegiatan pendidikan, berupa beasiswa, pengembangan rumah tahfidz, bantuan pendidikan untuk para mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu, serta perhatian dan peningkatan kapasitas imam dan dai yang menjadi program prioritas Pemkab. Agam.

“ Kami berharap, pak Beny Warlis bisa melanjutkan dan lebih memaksimalkan kegiatan prioritas dalam peningkatan mutu SDM di berbagai aspek, seperti yang sudah dilakukan selama ini. Kami optimis, dengan program itu, akan semakin mendorong terwujudnya harapan Agam lebih maju, berkarakter didukung warga yang sejahtera, “sebut Dr.Andri Warman saat berbicara dalam forum pelatihan dai dan imam mesjid di kabupaten Agam, Kamis pekan lalu.
Mengutip amcnews.com, Bupati Agam Dr.Andri Warman sengaja menyampaikan harapan itu pada Bupati Agam terpilih H.Beny Warlis, karena masalah pendidikan dan peningkatan mutu SDM menjadi PR bersama yang secara konsisten harus terus menjadi perhatian khusus.
Apalagi, saat bersamaan H.Beny Warlis, juga menjadi narasumber dalam pelatihan imam dan dai mesjid yang menghadirkan 45 orang utusan dari Kecamatan Tilatang Kamang, Kamang Magek dan Palupuh.
“ Kami berharap, pak Beny Warlis bisa meneruskn program-program yang mendorong terciptanya SDM handal demi mewujudkan Agam lebih maju dengan pondasi visi madani yang kokoh, “ ulasnya.
Dalam sambutannya, Bupati Andri Warman menyebut pelatihan dilakukan untuk memaksimalkan program Pemkab.Agam dalam peningkatan sumber daya manusia (SDM) dibidang agama, pihaknya telah menjalin MoU dengan Kementerian Agama dan Majelis Ulama Indonesia Agam.

“Bersama Kemenag dan MUI tidak hanya memperbanyak rumah-rumah tahfidz dari 46 menjadi 400 lebih yang mana kami telah melaksanakan lomba antar rumah tahfidz dan sudah kita berangkatkan umroh bagi para juaranya. Selain itu, kami juga telah berhasil melahirkan para penghafal Al-Qur’an dan Da’i cilik,” katanya.
Dr H Andri Warman MM menyampaikan selain bidang agama, pihaknya telah mengembangkan SDM dibidang pendidikan adat dan etika, termasuk bidang pendidikan internasional, di Kabupaten Agam sudah ada kampung Inggris di 6 kecamatan bagi anak-anak SD, SMP dan SMA sebagai persiapan masuk bangku perguruan tinggi.
(HARMEN)
