Lubukbasung, kaba12.com — Alvitra, S,Sos, dipercaya sebagai ketua rombongan tambua D’Palano Art-Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Lubukbasung dalam rangka mengikuti festival danau Maninjau 2018 di Bumi Perkemahan Pramuka, Cibubur, Jakarta Timur, 6-7 Oktober 2018 mendatang.
Untuk proses pemberangkatan rombongan tambua tansa dari Lubukbasung itu, pengurus D’Palano Art dan Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Lubukbasung sengaja membentuk tim kecil yang akan mempersiapkan proses pemberangkatan rombongan ke Jakarta, untuk mengikuti rangkaian program #save Maninjau yang dicanangkan Pemkab Agam dalam acara festival danau Maninjau 218 tersebut.
Selain Alvitra, tokoh masyarakat Agam asal Padang Tongga, Manggopoh, Lubukbasung itu, juga disepakati tim kecil pendukung masing-masing Fadhly Ikhsan Putra sebagai penanggungjawab tekhnis kesenian, Khairil penangungjawab umum-sarana, sementara penanggungjawab dana-prasarana Harmen dan Eri.
Kepada kaba12.com, usai pertemuan khusus di kompleks Panti Asuhan Putra Muhammadiyah, Rabu,(19/9), Alvitra menyebutkan, pihaknya termotivasi untuk ikut berperan dalam kegiatan tersebut, karena efeknya sangat positif dalam berbagai aspek.
Pasalnya, ulas Alvitra yang akrab dipanggil Auang itu, selain event yang akan diikuti adalah upaya penyelamatan danau Maninjau, seperti yang dicanangkan Pemkab Agam dengan program #save Maninjau, juga peran generasimuda Agam, khususnya pemain tambua tansa dari D’Palano Art dan anak-anak Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Lubukbasung yang mendapat kehormatan dari panitia festival danau Maninjau 2018.
“ Ini hal yang luar biasa, kami sangat mengapresiasi dan bangga bisa berperan dalam kegiatan ini, “ sebutnya.
Dalam persiapan yang dilakukan, selain pihaknya selain mendorong persiapan tekhnis, pematangan kesiapan anak-anak pemain tambua, yang mayoritas adalah anak-anak usia sekolah menengah itu, pihaknya juga tengah berupaya mencari dukungan dari berbagai pihak untuk membantu proses keberangkatan rombongan ke Jakarta.
Alvitra mengaku, bangga dan mengapresiasi perhatian dan dukungan yang diberikan panitia festival danau Maninjau 2018 Jakarta yang memberi kepercayaan pada D’Palano Art dan tim tambua tansa Panti Asuhan Putra Muhammadiyah untuk ikut berpartisipasi dalam pencatatan Rekor MURI dan festival Internasional tambua 2018 di Jakarta itu.
Event yang akan diikuti tim gabungan tambua tansa D’ Palano Art dan Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Lubukbasung itu, selain berskala Internasional, juga sebagai wujud peran aktif generasimuda dalam upaya penyelamatan danau Maninjau dalam program #save Maninjau, pasalnya selain dua event tersebut, juga digelar berbagai kegiatan bergengsi lain yakni festival kuliner & UMKM Minangkabau, festival-fashion show busana Minangkabau serta pagelaran seni-budaya Minangkabau yang dipusatkan di Bumi Perkemahan Pramuka di Cibubur, Jakarta.
Ditambahkan Alvitra, dijadualkan pihaknya akan bertolak dari Lubukbasung tanggal 3 Oktober mendatang menggunakan jalan darat, untuk mengikuti kegiatan tanggal 6-7 Oktober, “ kami berharap dukungan ini didukung semua pihak, termasuk kalangan perantau, karena event ini sangat luar biasa, untuk penyelamatan danau Maninjau dan promosi seni-budaya tradisional Minangkabau, “ sebutnya lagi.
HARMEN
